Sedang Memadu Kasih,  Satpol PP Amankan Tujuh Pasang Mesum

  • Whatsapp
Petugas dari Satpol PP Kota Tangerang saat melakukan pendataan para pasangan mesum usai terkena razia.

TANGERANG, (VB) – Pria yang beridentitas Ahmadi warga Kp. Astana, Ragas Magit Carenang, Kabupaten Serang diamankan Satpol PP Kota Tangerang saat sedang berduaan di kamar hotel Melati bersama kekasihnya Nurhayati, Rabu (29/1/2020).

Saat pasangan bukan muhrim tersebut diamankan petugas Satpol PP, mereka berkilah bahwa sudah resmi menikah beberapa waktu lalu oleh pemuka agama di Kota Cilegon.

Muat Lebih

“Suratnya saya ngga bawa-bawa lah pak, tapi saya bisa telpon orang yang menikahkan saya,” ujar Ahmadi kepada petugas.

Dirinya mengaku, diajaknya Nurhayati (istrinya-red) ke kamar hotel lantaran saat ini rumahnya di wilayah Kecamatan Karawaci tengah dalam proses renovasi, sehingga tidaklah memungkinkan dirinya untuk melepas hasrat birahinya.

“Kita lagi benerin rumah, jadi ngga bisa berhubungan suami istri dirumah,” kilah pria yang belakangan beridentitas Ahmadi .

Ia mengaku, dinikahinya Nuryanti secara sirih lantaran istri yang dinikahi secara sah menolak untuk diduakan dan sempat mengancam untuk meninggalkannya.

“Tapi kalau kata ustadz yang menikahkan kami berdua kita tidak perlu meminta ijin sama istri untuk menikah lagi dan dia (Nuryanti-red) menyadari hal itu,” ucapnya.

Berbeda dengan Ahmad dan Nuryanti, Acih (58) dan Gofur (65) yang juga diamankan petugas mengaku, memilih menyewa hotel lantaran hubungan keduanya tidak mendapatkan restu dari putra Acih yang selalu emosi saat keduanya dirumah.

“Jadi kita milih ngalah sama anak-anak karena setiap di rumah anak-anak kita emosi aja bawaannya ke kita berdua,” kata Acih.

Menurut Acih dengan menyewa hotel melati, dirinya dapat lebih leluasa untuk memadu kasih kendati diusinya saat ini tidak lagi muda.

“Atuh hasrat mah masih ada pak, umur mah tua tapi kepengen mah masih ada,” kata Acih seraya memelas kepada petugas untuk dilepaskan.

Sementara itu, Kepala Bidang Trantibum SatpolPP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli mengatakan, dalam operasi yang melibatkan jajaran TNI/Polri tersebut jajarannya berhasil mengamankan tujuh pasang yang diduga selingkuh dari tiga hotel melati di Kecamatan Karawaci dan Neglasari.

“Ketujuh pasangan yang kami amankan dilakukan pendataan dan pembinaan, sekaligus surat pernyataan yang diketahui ketua RT/RW tempat mereka tinggal untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya,” kata Ghufron.

Ghufron mengaku, jika dikemudian hari ke tujuh pasangan tersebut kembali diamankan pihaknya, akan memberikan sanksi yang lebih tegas yakni dengan mengirimkan mereka ke Pasar Rebo untuk diberikan pembinaan.

“Dari data yang kami miliki mereka baru kali pertama terjaring. kita tidak akan bosan mempersempit ruang gerak prostitusi di Kota Berakhlakul Karimah ini,” pungkasnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.