Siap Jadi Pelayan Masyarakat Melalui Partai Demokrat

  • Whatsapp

TANGSEL, (vivabanten.com) –
Geliat perhatian para tokoh masyarakat, pegiat sosial dan bahkan mantan birokrat yang memasuki tahun politik mulai terlihat, mereka ingin ikut berkontribusi dan membuktikan kepeduliannya terhadap masyarakat khususnya di Kota Tangerang Selatan.

Bacaan Lainnya

Para tokoh tersebut, berebut ambil simpati warga sebagai bagian perjuangan untuk meneruskan eksistensi dan integritasnya sebagai tokoh yang melayani dan mengayomi warga.

Seperti yang dilakukan, Amir Ramli (57) mantan lurah yang pernah mengabdi sejak tahun 1998 hingga 2014, kemudian memilih pensiun untuk kembali di tengah-tengah masyarakat. Karena sosoknya yang low profile, Amir Ramli menjadi panutan dan di kagumi oleh masyarakat di Kelurahan Kedaung.

“Saya jujur geram melihat ketidakadilan dan minimnya perhatian dari para petinggi di pemerintahan bila melihat kondisi wilayah Kelurahan Kedaung,” ujar Amir di kediamannya dan kini aktif di dunia akting dan perfilman nasional.

Menurut Amir, bila saja ada wakil rakyat yang duduk di parlemen berasal dari Kelurahan Kedaung tentunya wilayah ini jauh lebih baik dari sekarang. Sebagai tokoh di wilayahnya, Amir sering mendapatkan desakan dari warga untuk ikut mencalonkan pada pemilihan legislatif 2019 mendatang.

“Saya siap menjadi pelayan warga Tangsel dan saya bekerja bukan untuk kelompok masyarakat,  perjuangan ini penuh pengorbanan namun saya yakin warga masih peduli terhadap tokoh masyarakat yang dekat dengan mereka, l itu desakan yang diamanahkan kepada saya,” kata Amir.

Lebih lanjut Amir mengungkapkan, jika dirinya nanti mendapatkan mandat dan kepercayaan dari masyarakat dengan duduk di parleman, program yang menjadi prioritas adalah kesekahteraan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta kembali meluncurkan program bedah rumah bagi warga muskin.

“Perjuangan ini ada amanah masyarakat yang saya emban dan melalui Partai Demokrat, saya beranikan diri menjalankan amanah ini nantinya,” tukasnya.

Terpisah, Julham Firdaus Ketua harian DPC Partai Demokrat Tangsek menambahkan, bahwa Tangsel merupakan rumah bersama, pihaknya meminta para tokoh agar jangan mengedepankan perbedaan ras ataupun kedaerahan.

“Demokrat selalu mencari putra daerah yang lebih mumpuni, apalagi segala aspek akses keterbukaan dan fasilitas pembangunan di wilayah Tangsel memberikan kesempatan  mendapatkan simpatik dari para tokoh di kota ini,” ucap Julham.

Menurut Julham, Demokrat sekarang adalah Demokrat milik masyarakat bukan milik partai semata, Partai Demokrat mengajak masyarakat secara lokal, budaya, ras dan agama untuk bersama-sama memenangi Tangsel dengan nilai kejujuran, keterbukaan dan kesehatan.

“Sudahi semua aktivitas politik jahat yang meraup uang rakyat dan tidak mau pro rakyat. Demokrat Tangsel siap jadi bagian perubahan,” pungkasnya. (diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.