Sriwijaya Air Lindungi Karyawan Dengan JKN-KIS

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) Sriwijaya Air, salah satu maskapai terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 10 November 2003 telah melindungi kesehatan karyawannya melalui Program JKN-KIS. Sriwijaya Air sadar bahwa kesehatan adalah hal yang mahal dan berharga. Karyawan yang sehat adalah modal penting dalam keberlangsungan perusahaan.

Employee Benefit Expert Ridi Pamuncar mengatakan, Sriwijaya Air telah menjadi peserta JKN-KIS sejak tahun BPJS Kesehatan beroperasi.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah cukup lama menjadi peserta JKN-KIS. Sejak tahun 2014 kami sudah mendaftarkan diri, karyawan dan anggota keluarga karyawan. Saya ingat persis kami terdaftar sejak tanggal 23 Desember 2014,” ujar Ridi ditemui di Sriwijaya Air Tower.

Menurut Ridi, sebagai salah satu perusahaan ternama di Indonesia, Sriwijaya Air mendukung penuh penyelenggaraan Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan. Dukungan ini dibuktikan dengan komitmen Sriwijaya Air untuk mendaftarkan karyawan serta membayarkan iuran tepat waktu dan tepat jumlah setiap bulannya.

“Dari pihak manajemen mendukung 100% penyelenggaraan Program JKN-KIS. Pada prinsipnya kami pun menjalankan tata kelola manajemen yang baik. Salah satunya adalah dengan memberikan perlindungan kesehatan bagi aset kami yang terbesar, yaitu karyawan. Selain itu keikutsertaan kami adalah wujud ketaatan kami terhadap regulasi pemerintah,” ucap Ridi.

Tidak hanya sekedar turut serta, Ridi juga terus mengupdate informasi tentang JKN KIS. Belum lama ini Sriwijaya Air melakukan sosialisasi kepada karyawan bersama dengan tim BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tangerang. Selain itu, Ridi memanfaatkan sistem informasi yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Aplikasi e-Dabu dan Mobile JKN adalah dua sistem aplikasi yang terus digunakan oleh Ridi.

“Kami menggunakan e-Dabu yang terbaru, versi 4.2 untuk menginput data kepesertaan karyawan kami. Jika data tersebut tidak ada masalah pada Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga pasti status data tersebut berhasil melalui e-Dabu ini,” tuturnya.

Ridi pun mengakui terdapat perbedaan antara e-Dabu sebelumnya dengan e-Dabu versi terbaru 4.2. Menurutnya, tampilan e-Dabu versi 4.2 lebih berwarna dan menarik. Selain itu, e-Dabu 4.2 lebih ringkas dan memiliki jalur dan menu input yang lebih mudah dan sederhana.

Mengingat karyawan Sriwijaya Air yang cukup besar jumlahnya dan tersebar di beberapa wilayah, Ridi selalu memberikan informasi terbaru terkait BPJS Kesehatan melalui media komunikasi yang mudah diakses oleh karyawan. Salah satu hal yang ditekankan oleh Ridi kepada karyawan adalah penggunaan aplikasi Mobile JKN.

“Media komunikasi yang kami gunakan untuk menyebarkan informasi kepada karyawan terkait JKN-KIS ini adalah email blast. Setiap department memiliki email khusus yang bisa dibaca oleh semua karyawan di department tersebut. Kami juga mengarahkan karyawan untuk mendownload Mobile JKN di handphone mereka masing-masing,” imbuhnya.

Sriwijaya Air terus menerus memperbaharui data kepesertaan mereka. Rutin memperbaharui informasi dan berkoordinasi dengan Relationship Officer BPJS Kesehatan adalah jurus jitu Ridi agar data-data karyawan ter-input dengan rapi dan benar.

“Kami mendaftarkan karyawan dan keluarganya. Pilot dan pramugari pun kami daftarkan. Jadi, karyawan darat dan udara semua terlindungi dengan JKN-KIS. Kami yakin ini akan memberikan manfaat kepada karyawan,” pungkasnya. (muk/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.