Tagana Banten Tanam 50 Ribu Pohon Mangrove

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Banten telah menanam 50 ribu pohon mangrove di empat titik Wilayah Pandeglang, Provinsi Banten.
Upaya mitigasi bencana ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke-17. Aksi penghijauan itu mengusung tema Sinergi Bersama Mutipihak, Sukseskan Tagana Menjaga Alam.
“Kita sangat mendukung dan mengapresiasi apa yang dilakukan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banten. Karena selain memperindah, penamaan mangrove ini untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup serta mitigasi bencana atau penanggulangan bencana,” ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Nurhana melalui Kasi PSKB, Irma Muliasari kepada wartawan di Serang, Selasa (23/03/2021).
Irma menjelaskan alasan pemilihan lokasi penanaman pohon mangrove di pesisir pantai empat desa (Sukajadi, Teluk, Caringin dan Cigundang) Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang karena isu megathrust yang terjadi dipantai tersebut merupakan isu nasional sehingga Kemensos memberikan 50 ribu pohon mangrove untuk mendukung upaya mitigasi bencana di daerah.
“Labuan dan Carita kan dua daerah yang kemarin terkena Tsunami, maka itu menjadi prioritas kita. Demikian daerah Sumur juga sudah kita agendakan, namun tentu harus ada pendukung. Insha Allah tahun depan bisa kita lakukan,” ucapnya.

Wagub Pimpin Apel
Puncak Peringatan HUT-17 Tagana sendiri dijadwalkan esok hari dengan menggelar Apel Siaga Bencana yang langsung Pimpinan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy yang juga Ketua Umum Tagana Provinsi Banten.
“Apel dilakukan secara terbatas hanya diikuti 20 personal Tagana di halaman Dinas Sosial Provinsi Banten dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Sementara lainnya mengikuti apel secara virtual dan disediakan pula platform streaming via YouTube bagi anggota Tagana atau masyarakat umum yang akan menyaksikan,” katanya.
Usai apel, secara simbolis Wagub Banten akan memberikan beasiswa pendidikan dari Piksi Infut Serang dan Universitas Primagraha kepada Tagana, KSB, Keluarga Tagana, Keluarga Penerima Manfaat Jamsosratu maupun PKH.
Disamping itu, rangkaian lainnya dalam kegiatannya tersebut yaitu aktivasi Kampung Siaga Bencana (KSB) di Labuan, Tagana Masuk Sekolah, ada penanaman mangrove secara langsung di 4 lokasi tersebut bersama relawan dan ada juga bakti sosial pembersihan sampah di lokasi pesisir pantai.
“Dan semua kegitan dan aktivitas itu akan terhubung secara interaktif bersama pak Wagub,” tandasnya. (*/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.