Tatang Sutisna Dilantik Jadi Penjabat Sekda

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Setelah lima hari posisi Sekretaris Daerah Kota Tangerang kosong, lantaran ditinggalkan Dadi Budaeri yang sudah habis sejak 19 Juni lalu.

Kini Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menunjuk Tatang Sutisna sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, untuk enam bulan kedepan.

Bacaan Lainnya

Tatang Sutisna dilantik langsung oleh Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah bersamaan dengan beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN), seperti Engkos Zarkasyie yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Dedi Suhada yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Karsidi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah, M.Noor yang sebelumnya menjabat Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah, kini menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dan, Herman Suwarman juga dipilih sebagai Badan Pengawas PD Pasar Kota Tangerang.

Walikota Tangerang, Arief R Wismanyah mengatakan, pelantikan Penjabat Sekda Kota Tangerang dilakukan karena telah terjadi kekosongan pada jabatan Sekda Kota Tangerang selama lima hari.

“Makanya sambil menunggu lelang jabatan Sekda, kita tunjuk Penjabat Sekda Kota Tangerang untuk menjalankan tugas dan fungsinya,” ujar Arief seraya menambahkan, dipilihnya Tatang sebagai Penjabat Sekda Kota Tangerang karena Tatang Sutisna paham tentang administrasi.

“Selama ini pak Tatang di Asisten Daerah tiga, jadi lebih paham soal administrasi,” ucap Arief.

Terlebih Tatang pernah menjabat sebagai Asisten Daerah III dan sudah pernah mendampingi Dadi Budaeri selagi menjabat sebagai Sekda Kota Tangerang.

Selain itu, berbagai jabatan strategis seperti Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Benteng dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang.

“Kita sudah melayangkan ke Provinsi. Supaya tidak ada kekosongan makanya kita lantik. Baru hari Jumat kemarin kita koordinasi dengan KKSN untuk lelang jabatan. Surat sudah kita layangkan dan sudah masuk, tinggal tunggu keputusan kapan melakukan lelang,” tuturnya.

Arief mengaku dirinya menginginkan segera melakukan pelelangan jabatan. Namun, karena terbentur dengan peraturan KASN, pihaknya harus menunggu selama dua pekan untuk melakukan pelelangan.

“Suratnya sudah masuk ke KKAS. Tinggal nunggu saja waktunya,” pungkasnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.