Tenaga Kesehatan dan Pegawai RSUD Kota Tangerang Divaksin Tahap Kedua

  • Whatsapp
Tenaga Kesehatan RSUD Kota Tangerang saat melakukan vaksinasi sinovac tahap kedua.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Vaksinasi Sinovac tahap kedua bagi para tenaga kesehatan (Nakes) dan tenaga penunjang lainnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang kembali dilaksanakan yang digelar di salah satu ruangan RSUD lantai 6, Rabu (10/02/2021).

Pada vaksinasi tahap dua tersebut ditargetkan sebanyak 560 Nakes dan tenaga penunjang lainnya. Selain itu, vaksinasi terakhir bagi Nakes dan pegawai lainnya yang gagal vaksinasi pada periiode pertama.

Plt Direktur Utama RSUD Kota Tangerang, dr. H. Yusuf Alfian Giovanny melalui Kepala Seksi Pelayanan Medik, dr. Zakky Z. Madjid, MARS, M.Kes mengatakan, vaksinasi sinovac tahap kedua ini ditargetkan bagi 560 pegawai RSUD Kota Tangerang yang meliputi Tenaga Kesehatan, Cleaning Service dan Tenaga Keamanan.

“Jadi sesuai dengan intruksi dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang, semua pegawai dan tenaga penunjang lainnya yang bekerja di RSUD diwajibkan untuk dilakukan vaksinasi sinovac,” ujar dr. Zakky kepada wartawan disela pelaksanaan vaksinasi sinovac tahap kedua, Rabu (10/02/2021).

Dr. Zakky mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini masih sesuai intruksi Dinas Kesehatan bahwa ada aturan baru dari BPOM, yang menyatakan nakes dan tenga penunjang lainnya berusia diatas 60 tahun dapat divaksin dosis sinovac.

“Untuk hari ini, 10 Februari 2021 ada 140 pegawai RSUD Kota Tangerang yang akan divaksin untuk tahap kedua dan ditambah pegawai berusia diatas 60 tahun serta bagi pegawai yang sakit karena pada periode pertama gagal divaksin,” kata dr. Zakky.

Zakky menjelaskan, dalam proses penyuntikan calon penerima vaksin harus melalui empat tahapan utama sebelum dinyatakan aman secara medis.

“Pertama pegawai malakukan pendaftaran, kemudian kedua skrining kondisi kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, pengecekan suhu tubuh dan petugas akan menanyakan riwayat kesehatan peserta,” ucapnya.

Kemudian sambung dr. Zakky, pegawai juga ditanya apakah dalam tujuh hari terakhir pernah terkonfirmasi positif Covid-19, lalu ditanya apakah memiliki riwayat penyakit bawaan yang tergolong berat atau tidak, hingga kondisi kesehatan keluarga terdekat.

“Setelah dianggap aman, peserta lalu diminta untuk ikut dalam tahap ketiga, yaitu penyuntikan vaksin sinovac. Pada bagian ini, petugas medis wajib memperlihatkan alat suntik steril dan baru kepada pasien sebagai syarat mutlak penanganan kesehatan,” tuturnya.

Zakky menambahkan, untuk tahap terakhir adalah pelaporan final. Peserta yang telah menjalani tiga tahap sebelumnya diharuskan menyerahkan dokumen penerima vaksin kepada petugas sebagai laporan. Pada bagian pamungkas ini, peserta diminta menunggu selama 30 menit untuk mengetahui efek vaksin yang telah disuntikan.

“Apabila dinilai tidak ada masalah, maka peserta akan diperbolehkan pulang setelah sebelumnya diberikan dokumen baru untuk penanganan selanjutnya,” tukasnya.

Masih menurut dr. Zakky, untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini akan dilaksanakan beberapa tahap yakni, tanggal 10 Februari 2021, kemudian tanggal 11 Februari 2021 dan satu minggu kemudian untuk mengcaver bagi pegawai yang belum bisa divaksi pada tanggal tersebut.

“Jadi bagi pegawai yang belum bisa melaksanakan vaksinasi tahap kedua pada tanggal 10-11 Februari tersebut, bisa mengikuti vaksin pada minggu berikutanya yang juga diperuntukkan bagi pegawai yang baru divaksin satu kali,” tandasnya.

Zakky berharap, setelah dilakukan vaksinasi sinovac ini bisa meningkatkan imun tubuh bagi para tenaga kesehatan dan tenaga penunjang lainnya di RSUD Kota Tangerang.

“Mudah-mudahan imun yang terbentuk dari vaksin sinovac ini bisa menjaga para pegawai RSUD untuk mencegah agar tidak terpapar Covid-19. Vaksinasi ini bagian dari ikhtiar kami dalam mencagah dan melawan virus asal Kota Wuhan China tersebut,” pungkasnya. (ADV)

Narasumber :

dr. Zakky Z. Madjid, MARS, M.Kes, Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Kota Tangerang.

  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.