Tidak Kondusif, Investor Tidak akan Berinvestasi

  • Whatsapp
Walikota Tangsel, Airin Rachmy Diani.

TANGSEL, (vivabanten.com) – Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengakui, Tangsel hanya memiliki sumber daya manusia. Dengan demikian, investasi menjadi sangat penting dalam tiap proses pembangunannya.

Kondisi sosial yang tidak kondusif, kata Airin, akan membuat investor berpikir ulang untuk menyalurkan investasinya di Kota Tangerang Selatan.

Bacaan Lainnya

“Karena itu, saya sangat berharap peristiwa ormas yang viral menjadi satu hal yang seharusnya tidak terjadi. Bagaimana orang mau investasi di wilayah Tangsel jika di media sosial, seolah-olah tidak kondusif,” kata Airin, kemarin.

Pada Maret 2021, terjadi rentetan kasus kekerasan yang melibatkan antar ormas di Tangsel di media sosial hingga menjadi viral. Mulai dari kasus pengrusakan dan pembakaran posko ormas, pengeroyokan, hingga bentrokan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo mengatakan, pada 2020 target investor secara signifikan mengalami penurunan. Data tersebut dihitung berdasarkan aturan atau versi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

“Fakta di lapangan secara langsung kami merasakan penurunan bisa sampai 50 persen,” ungkap Bambang.

Meski penurunan tersebut terjadi seiring dengan kondisi pandemi Covid-19, Bambang tak menyangkal, kondisi sosial di Kota Tangsel turut menjadi perhatian. Apalagi, adanya bentrokan antarormas atau kriminalitas membuat para calon investor tak jadi menanamkan investasinya.

“Kami sudah melakukan berbagai macam komunikasi dan wujud nyata. Dari komunikasi itu, pihak polres banyak melakukan upaya untuk menjaga kondusivitas ini agar tidak terlalu negatif,” jelasnya. (fer/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.