Tim Kampanye Arief-Sachrudin Siap Kawal Kemenangan

  • Whatsapp
Pasangan Arief-Sachrudin didampingi tim sukses usai penetapan.
tim sukses ARAS
Pasangan Arief-Sachrudin didampingi tim sukses usai penetapan.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Ketua Tim Kampanye bersama jajarannya siap mengawal ketat bakal calon pasangan Walikota Tangerang Arief Wismansyah-Sachrudin pada Pilkada menjadi 2018 yang akan melawan kotak kosong.

Ketua Tim Kampanye pasangan Arief-Sachrudin, Dedi Fitriadi mengatakan, bahwa penetapan Cawalkot di KPUD Kota Tangerang sudah didukung 11 partai untuk
maju kembali bersama wakilnya, Sachrudin.

Bacaan Lainnya

“Pasangan Arief-Sachrudin sudah ditetapkan sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang periode 2018-2022. Untuk itu, Kami siap mengawal proses demokrasi ini dan memenangkan pasangan tunggal ini,” ujar Dedi usai penetapan bakal calon, Senin (12/2/2018) di kantor KPU Kota Tangerang.

Menurut Dedi, meskipun hanya melawan kotak kosong namun pihaknya akan tetap berjuang dan bekerja keras untuk memenangkan pasangan Arief-Sachrudin.

“Kami bersama teman-teman tim kampanye akan bekerja keras untuk mengawal dan memenangkan pasangan Arief-Sachrudin kembali memimpin Kota Tangerang,” tukasnya.

Ketua Tim Kampanye pasangan Arief-Sachrudin, Dedi Fitriadi.

Sementara itu, bakal calon Walikota Tangerang, Arief mengatakan dirinya mengaku sudah ada 9 partai di DPRD yang mendukungnya dari tiga partai nonparlemen, seperti Perindo, PKPI dan PSI, juga sudah resmi menyatakan dukungan maju kembali sebagai Walikota Tangerang.

“Insyaallah sudah semuanya, kita lihat di daerah lain dinamikanya luar biasa, Kota Tangerang kondusif dan kita mohon dukungannya,” kata Arief.

Arief meminta Pilkada Kota Tangerang bisa berjalan kondusif, semua tim sukses juga diminta bisa bersinergi dengan warga dan tokoh masyarakat.

“Sekarang¬†pengennya¬†kita kotak kosong dijadikan kawan,” katanya.

Karena menjadi calon tunggal sambung Arief, perjuangan KPU ke depan adalah mensosialisasikan kepada masyarakat. Aparat pemerintah dengan netralitasnya juga bersosialisasi menggerakkan warga agar paham terhadap program pemerintah ke depan.

“Saya minta mereka, tentunya akan menangkap masukan program untuk rencana 5 tahun ke depan,” ucapnya.

Ke depan, Arief menambahkan, dirinya akan fokus di Kota Tangerang bukan lagi pembangunan infrastruktur dasar. Banjir di 25 titik juga sudah berkurang menjadi 10 titik. Pendidikan pun sudah gratis, bahkan untuk sekolah swasta.

“Yang masih menjadi masalah dan perlu perhatian di Kota Tangerang adalah kemacetan dan pengembangan fasilitas, seperti¬†sport center, gedung kesenian dan perpustakaan,” pungkasnya.(usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.