TPA Bangkonol Terbakar, Diduga Api dari Kebun Warga

  • Whatsapp

PANDEGLANG, (vivabanten.com) – Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) yang berlokasi di Kampung Bangkonol, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, pandeglang terbakar sejak, Sabtu (9/11) pagi kemarin.

Berdasarakan Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, kebakaran bermula saat warga sekitar TPA melakukan pembersihan kebun dengan cara membakar semak belukar. Namun dengan cuaca kemarau yang ekstrim ditambah dengan tiupan angin kencang, api merambah ke lokasi TPA dan kebakaran tidak terelakan.

Bacaan Lainnya

“Awal mulanya masyarakat sekitar TPA membersihkan kebun dengan cara membakar, kemudian dengan cuaca yang kemarau ekstrim ditambah dengan tiupan angin kencang akhirnya api itu cepat merambat ke TPA bangkonol,” ujar Kepala Pelaksanaa BPBD Pandeglang, Surya Darmawan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (10/11).

Menurut Surya, dengan bencana kemarau yang panjang menyebabkan api sulit dikendalikan dan pihaknya memperkirakan luas TPA yang terbakar mencapai 3 hektar.

“Kalau luas yang terbakar itu sekitar 3 Hektar,” jelasnya.

Surya menjelaskan, guna mengantisipasi merambatnya pergerakan api di TPA Bangkonol, BPBD Pandeglang telah menurunkan 40 orang tim pemadam kebakaran, 3 Mobi Pemadam Kebakaran dan 4 unit mobil tangki air guna menyuplai air untuk proses pemadaman.

“Kita turunkan 40 orang tim, 3 mobil pemadam kebakaran dan 4 mobil tangki air untuk menyuplai air untuk mobil pemadam kebakaran,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Camat Cikeudal itu.

Surya mengaku sangat kesulitan melakukan pemadaman dilokasi TPA, karena dengan kebakaran  tumpukan sampah maka api akan cepat menjalar kebawah. jadi selama material yang terbakarnya masih ada, kebakaran itu akan terus ada.

“Jadi konsekwensi terbakarnya TPA itu ya begitu malah bisa satu bulan, kalau tidak ada hujan yang benar-benar merendam material sampah itu ya pasti akan terus terbakar. Tapi kita akan terus siram juga,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar.

Menurut Irna, hampir di sebagian wilayah Indonesia, pada beberapa bulan terakhir mengalami kondisi cuaca yang sangat ekstrim, mulai suhu yang sangat tinggi sampai dengan hembusan angin yang kencang, maka sangat rentan memicu terjadinya kebakaran.

“Maka dari  itu warga Pandeglang di himbau untuk tidak membakar sampah sembarangan,” ungkap irna saat meninjau lokasi kebakaran di TPA Bangkonol Kecamatan Koroncong, Minggu (10/11).

Irna mengingatkan seluruh warga agar berhati-hati menghadapi musim pancaroba dan semakin waspada dalam menghadapi cuaca yang ekstrim.

“Jangan bakar sampah sembarangan, karena potensi api merambat sangat besar kalo cuaca seperti ini, sehingga akan terjadi kebakaran. Sebaiknya sampah-sampah itu ditimbun karena selain baik untuk bahan organik juga tidak menimbulkan polusi,” katanya.

Masih kata Irna, pihaknya akan terus berupaya memadamkan atau paling tidak meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

“Sampai saat ini kami melalui BPBD Pandeglang dan beberapa OPD terkait dan masyarakat sekitar, masih terus berupaya memadamkan api. Kami akan terus pantau perkembangannya,” pungkasnya. (gatot/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.