Truk Sampah Tangsel Terancam Didenda Rp50 Juta

  • Whatsapp
Truk Sampah Tangsel
Kepala DLH Kota Tangerang, Dedi Suhada bersama Satpol PP saat mengamankan truk dari luar kota.

Tangerang (VB),- Pasca penertiban truk sampah yang diduga milik Pemkot Tangsel di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Rawa Kucing pada Senin (27/1) terancam didenda Rp50 juta dan ancaman kurungan penjara enam bulan.

Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Agus Prasetyo mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan DLH, Dishub dan peran wilayah yaitu Tramtib agar truk-truk luar Kota Tangerang tidak lagi membuang sampah di TPA Rawa Kucing.

Bacaan Lainnya

“Kita selalu perkuat dengan koordinasi, Dishub, DLH dan peran wilayah kayak Tramtib, kita akan optimalkan itu. Sehingga nanti ada hal yang sifatnya emergency. Kita langsung tindak,” ujar Agus di TPA Rawa Kucing.
Menurut Agus penertiban ini dilakukan untuk penegakan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2009 Tentang Pelanggaran Sampah dari Luar Kota Tangerang.

“Untuk Perda Nomor 3 Tahun 2009 ini di pasal 19 itu jelas. Itu denda Rp50 juta atau kurungan 6 bulan, bagi pembuang sampah dari luar Kota Tangerang,” tegasnya. Agus menambahkan, langkah ini sebagai efek jera bagi yang masih nakal membuang sampah dari luar Kota Tangerang.

“Hasilnya kemarin diamankan satu truk. Dan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) membawanya ke sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) terkait apakah ada oknum yang bermain soal ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala DLH Kota Tangerang, Dedi Suhada mengatakan, pihaknya melakukan penertiban sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2009 Tentang Pelanggaran Sampah dari Luar Kota Tangerang.
“Setelah kita cek, ini dari Tangerang Selatan. Sebetulnya kita tak lebih dari bisnis orientednya, kita lebih kepada penertiban,” lata Dedi kepada wartawan.

Dedi menjelaskan, penertiban ini juga berpacu kepada kekhawatiran dengan kapasitas dan umur TPA Rawa Kucing lebih dari 30 tahun. Katanya, tentu tanpa penataan akan lambat laun menumpuk.

“Penindakan ini akan kita serahkan kepada pihak yang berwenang. Kita saat ini didampingi Satpol PP dan instansi terkait. Sementara truk ini kita amankan,” tukasnya.

Dedi menerangkan, pihaknya sudah mencatat, disinyalir ada 20 kendaraan pengangkut sampah dari luar Kota Tangerang yang memasukannya ke Kota Tangerang.

Mereka masuk seperti biasa, ini sudah kita awasi beberapa waktu. Disinyalir ada 20 kendaraan dari luar Kota Tangerang yang memasukannya ke Kota Tangerang. “Kalau hasil pantauan di TPA ini sudah cukup lama, kita sudah memberikan teguran, melalui kepala UPT. Mudah-mudahan tak ada orang dalam yang bermain soal ini. Tapi pasti akan kita selidiki,” pungkasnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.