Wacana Pusat Bangun Bandara di Pandeglang, Irna: Bisa Angkat Perekonomian Warga

  • Whatsapp
Bandara di Pandeglang
Irna Narulita, Bupati Pandeglang.

Pandeglang (VB),– Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyakini jika pemerintah pusat membangun bandara di wilayahnya, akan mengangkat perekonomian warga Pandeglang.

Menurut Irna Pemkab Pandeglang sangat optimis dan merespon baik Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan pemerintah pusat. Karena hal tersebut akan berdampak baik bagi masyarakat.

“Ini jantungnya, paru-paru ekonomi Kabupaten Pandeglang yang notabene ada di selatan, jadi kami juga boleh dong punya hak yang sama. Supaya masyarakat Banten utara dan selatan jangan lagi ada ketimpangan,” ujar Irna kepada wartawan.

Irna menjelaskan, bahwa ketimpangan sosial bisa terentaskan apabila pemerintah pusat adil dalam melakukan pemerataan pembangunan, salah satunya dengan membangun bandara di Banten Selatan.

“Kapan adilnya itu? Saya harap saat bandara ini dipilih dan dibangun di Banten selatan,” ucapnya.
Irna menambahkan, meski pembangunan bandara itu masih sebatas rencana dan belum ditentukan di Pandeglang, namun Irna memprediksi kemajuan ekonomi masyarakatnya apabila pemerintah pusat menempatkan bandara di Pandeglang.

“Kalau ada bandara pasti efeknya banyak, ekonomi kerakyatan maju, sektor pariwisata juga maju, UMKM, industri perikanan dan sektor jasa lainnya kalau ada bandara insyaallah pasti maju satu daerah itu,” tegasnya.
Kendati demikian, Irna menyerahkan sepenuhnya pemilihan lahan pada Pemprov Banten apabila pemerintah pusat memilih Pandeglang sebagai lokasi pembangunan bandara.

“Kalau saya hanya fasilitator yang tugasnya hanya memfasilitasi, kalau pengelolanya adalah provinsi. Saya pernah koordinasi agar menggunakan lahan Perhutani. Kami hanya mohon penetapan lokasinya berkenan di Pandeglang,” pungkasnya. (tot/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.