Walikota Arief Canangkan Bangun Kampung Tematik di 104 Kelurahan

  • Whatsapp
Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi oleh Wakil Walikota Tangerang Sachrudin saat memimpin rapat.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Tangerang, menggelar Kegiatan Pelaksanaan Kampung Tematik Melalui Bedah Kampung Kota Tangerang Tahun 2020.
Hadir pada acara pembukaan kegiatan tersebut, Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi oleh Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, serta Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman, di aula Al-amanah, Kamis (23/1/2020).
Waalikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, dengan terciptanya kampung-kampung tematik dirinya berharap dapat merubah kondisi lingkungan menjadi lebih baik dan tertata.
“Saya berharap dengan terciptanya kampung-kampung tematik, kondisi lingkungannya bisa lebih baik dan tertata, masyarakatnya juga jadi lebih guyub dan lebih peduli lagi terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar Arief.
Menurut Arief pihaknya merencanakan dan terus mengembangkan kampung tematik di Kota Tangerang. Bermula pada tahun 2017, hingga kini telah tercipta sebanyak 17 kampung tematik.
“Sudah ada 17 kampung tematik di kota Tangerang, ada kampung Markisa di Kelurahan Pasar Baru, Kampung Bekelir di Kelurahan Babakan, hingga Kampung Grenpul di Kelurahan gerendeng,” ucapnya.
“Kampung tematik diciptakan bukan tanpa tujuan, Pemkot Tangerang berharap dengan terciptanya kampung tematik bisa menjadi titik awal perbaikan lingkungan sekaligus mengangkat potensi sosial ekonomi masyarakat,” sambung Arief.
Tak ketinggalan Arief juga mengajak seluruh SKPD teknis, agar mendukung dan terus mengawal pelaksanaan dan keberlangsungan kampung tematik di wilayah Pemerintah Kota Tangerang.
“Untuk SKPD teknis, terus kawal, dukung dan berikan masukan masukan yang membangun perihal pelaksanaan dan keberlangsungan kampung tematik di wilayah kota Tangerang,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang, Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan, pihaknya menargetkan 104 kampung tematik baru terbentuk di setiap kelurahan se-Kota Tangerang pada 2020.
“Jadi, kami targetkan setiap kelurahan membentuk satu kampung tematik. Sekarang sudah mulai bergerak, sudah 20 kampung tematik yang telah diluncurkan,” kata Ugih sapaan Sugiharto Achmad Bagdja.
Ugih menjelaskan, hampir setiap lingkungan di Kota Tangerang memiliki potensi perkembangan ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dengan membentuk kampung tematik.
“Namun persoalannya masyarakat bingung memanfaatkan potensi ini. Maka, pihak kelurahan harus mendampinginya,” ucapnya.
Ugih menambahkan, aparatur kelurahan harus memiliki komitmen dalam menciptakan kampung tematik, yakni dengan memberikan kesadaran kepada masyarakat ihwal manfaat kampung tematik.
“Karena komitmen itu, leading sektor yang berhubungan langsung dengan masyarakat adalah kelurahan. Kami juga akan bersinergi dengan pihak swasta agar program corporate sosial responsibility (CSR) bisa menunjang pembentukan kampung tematik,” pungkasnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.