Walikota Tangerang Dukung Larangan Mudik Pemerintah Pusat

  • Whatsapp
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah.

KOTA TANGERANG, (vivabanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang menyambut baik arahan pemerintah pusat terkait aturan pelarangan mudik lebaran pada Ramadhan 2021.

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah menerangkan pada dasarnya pemerintah daerah akan mengikuti aturan dan arahan pemerintah pusat dalam menyambut Ramadhan dan Lebaran tahun ini.

Bacaan Lainnya

“Diharapkan masyarakat bijak terkait mudik lebaran karena kita masih di tengah masa pandemi Covid-19,” ujar Arief saat dihubungi melalui saluran telepon, Sabtu (27/03/2021).

Walikota Arief mengatakan, dalam rangka percepatan penanganan pandemi covid 19 Pemerintah Kota Tangerang melakukan Perpanjangan Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui Keputusan Wali Kota Nomor : 443/Kep. 223 – BPBD/2021 guna menunjang aturan PPKM melalui Instruksi Mendagri Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro per-tanggal 23 Maret hingga 5 April 2021 mendatang.

“Pemkot akan terapkan beberapa chek point guna mendukung pelarangan mudik. Walaupun sekarang angka terkonfirmasi sudah landai sekitar 20 kasus pada setiap harinya, namun kami tetap memberlakukan PSBB atau PPKM berbasis mikro untuk mendukung percepatan penanganan,” terang Arief.

Lebih lanjut, Arief menerangkan bahwa pemerintah melalui PPKM ini juga terus mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat RT RW melalui kampung Sigacor.

“Kami koordinasi dengan camat lurah hingga pengurus RT RW untuk terus waspada penyebaran virus Covid-19 di lingkungan terdekat, mengingat sebentar lagi Ramadhan, kita ingin memastikan semua lingkungan aman dan kondusif,” ucapnya.

Lebih lanjut Arief mengingatkan kemajuan Kota Tangerang dalam menekan angka penyebaran Covid-19 adanya peran aktif seluruh masyarakat melalui penerapan protokol kesehatan dan menaati aturan PSBB yang diberlakukan.

“Harapannya masyarakat bisa terus bahu-membahu berkontribusi dalam menekan angka penyebaran dan pada bulan Ramadhan kita dapat beribadah dengan khusyu,” pungkasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.