Walikota Tangerang, Kapolda Metro Jaya dan Dandim Kompak Tinjau Banjir

  • Whatsapp
Arief R Wismansyah Walikota, Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana dan Dandim 0506 saat pantau banjir di Kecamatan Periuk.

TANGERANG, (VB) – Intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kota Tangerang tinggi, sehingga Pemkot Tangerang semakin kesulitan untuk mengendalikan banjir bahkan memunculkan 13 titik banjir.

Selain Perumahan Garden City Residence Kecamatan Periuk yang sejak Sabtu (22/2/2020) sudah terendam banjir, kini muncul lagi titik banjir yakni Perumahan Ciledug Indah, Pinang Griya, Komplek DDN, Ganda Asri 2, Puri Kartika dan Wisma Tajur mulai kebanjiran, dengan ketinggian 60 centimeter hingga 1,5 meter.

Bacaan Lainnya

Untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak banjir tersebut, Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana dan jajaran Polrestro Tangerang Kota meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Periuk.

Arief mengatakan, selain disebabkan tingginya curah hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir, banjir yang kembali menggenang di sejumlah lokasi juga disebabkan oleh luapan sungai yang melintas di Kota Tangerang.

“Seperti di wilayah Periuk, banjirnya karena luapan air dari Sungai Cirarab dan juga Situ Bulakan,” ujar Arief di Puskesmas Gebang Raya, Garden City Residence, Kecamatan Periuk, Selasa (25/2/2020).

Menurut Arief, banjir yang terjadi di wilayah Periuk, merupakan salah satu dari 13 titik banjir di 5 kecamatan dan 10 kelurahan yang muncul dalam beberapa hari terakhir, serta menjadi lokasi terparah dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

“Di lokasi DAS Kali Angke ketinggian air antara 30 – 60 centimeter,” ucapnya yang juga dihadiri Dandim 0506/Tgr Wisnu Kurniawan.

Arief menjabarkan Pemkot telah mengoperasikan rumah pompa maupun sejumlah pompa portable yang dipergunakan untuk penanganan banjir yang terjadi.

“Tadi pagi juga sudah dicek untuk kondisi pompa – pompa yang ada dan siap diopersionalkan. Selain itu juga sudah disiagakan sejumlah tim untuk operasional pompa dan evakuasi warga di wilayah terdampak banjir,” tukasnya.

Sachrudin Wakil Walikota saat pantau banjir di Perumahan Pinang Griya.

Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh jajaran Pemkot dalam menangani musibah banjir yang terjadi.

“Tadi kita juga lihat langsung, 14 pompa sudah difungsikan dengan baik untuk mempercepat surutnya air,” kata Kapolda.

Nana menambahkan aparat kepolisian siap untuk membantu warga yang berada di daerah terdampak banjir.

“Terlebih dalam bidang keamanan yang menjadi salah satu tugas Polisi,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin beserta Plt. Kepala BPBD Kota Tangerang, Irman Pujahendra didampingi Camat Pinang Kaonang dan Camat Karang Tengah Matrobin, juga memantau ketinggian banjir di wilayah Perumahan Pinang Griya, Ciledug Indah dan Sudimara Timur.

“Bagian ini cepat-cepat dikasih kisdam, biar limpasan air bisa ditahan dibagian turap yang ada didepan,” perintah Sachrudin saat berada di Perumahan Pinang Griya.

Camat Pinang, Kaonang menambahkan, luapan air Kali Angke yang menggenangi RW 05 dan RW 06 baru terjadi dini hari tadi.

“Sekitar 250 warga dari Rw 05 dan 06 telah mengungsi akibat limpasan air Kali Angke dini hari tadi di Perumahan Pinang Griya, dapur umum juga telah tersedia di Kantor Kecamatan Pinang,” kata Kaonang.

Sementara, Untuk Perumahan Ciledug Indah Camat Karang Tengah, Matrobin menyebut, ada sekitar 15 RT dengan jumlah 380 Kepala Keluarga yang rumahnya tergenang banjir.

“Sudah kita berikan imbauan untuk mengungsi pada 380 KK di 15 RT perumahan Ciledug Indah, hal tersebut guna meminimalisir resiko yang mungkin bisa terjadi,” pungkasnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.