Warga Grudug Lokasi Kandang Ayam Yang Diduga Tak Berizin

  • Whatsapp

>>Ketua DPRD Tantang Oknum Pembeking Kandang Ayam

SERANG, (vivabanten.com) – Ratusan masyarakat dari tiga desa diwilayah Kecamatan Cinangka yang tergabung dalam relawan pembela rakyat Cinangka (RPRC) lakukan aksi turun kejalan, mereka menolak tegas akan dibangunnya kandang ayam diwilayahnya, Rabu (31/10/2019).

Bacaan Lainnya

Mereka melakukan aksi penolakan tersebut lantaran khawatir dampak lingkungan dan sosialnya ketika nanti terkait pembangunan kandang ayam tersebut.

Menurut kordinator aksi, Syahroni bahwa masyarakat merasa tidak nyaman terkait rencana pembuatan peternakan tersebut.

“Kami merasa tidak nyaman dan kami pun tidak diajak koordinasi dengan masyarakat, sedangkan di kampung ini ada tiga desa dan tidak diajak bicara, kalau diajak bicara tidak akan begini dampaknya,” ujar Syahroni.

Menurut Syahroni, peruntukan peternakan yang luas tanahnya sekitar 15 hektar tersebut masyarakat sama sekali tidak tahu menahu dan tidak ada sosialisasi sama sekali.

“Kemauan kami, sejak pembelian tanah, pembebasan tanah koordinasi, mau dibuat apa, mau dibikin apa gitu. Kalau begitukan kami tidak akan reaksi kekhawatiran seperti ini, dengan aksi turun kejalan. Mudah-mudahan aparatur pemerintah daerah dan dewan aspiratif terhadap keinginan kami ini, jangan sampai nanti kami jadi berbuat anarkis, kan tidak boleh,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Serang, Muchsinin yang hadir menemui pengunjuk rasa menyesalkan terkait rencana pembangunan kandang ayam di wilayah Desa Cinangka, Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang tersebut yang belum ada izin dari daerah.

“Ini PT menyembarangkan daerah,kami yang punya wilayah bukan pusat, ini saya tersinggung sekali kalau belum ada koordinasi dengan Pemkab, saya sangat menyesalkan ini,” tegasnya.

Menurut Muchsinin, kalaupun ada izin dari pusat, pemerintah daerah tetap harus dilibatkan karena daerah yang punya izin dan aturannya.

“Mau bekingnya orang pusat tah,kalau melanggar aturan mau apa?,Silahkan saja kalau bekingnya orang pusat, suruh datang saja saya tidak takut. Kalau bicaranya belum ada izin, ditutup saja oleh masyarakat tidak apa-apa karena itu hak masayarakat,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Serang, Samsudin yang juga hadir menemui massa mengungkapkan, terkait rencana pembuatan kandang ayam di daerah Cinangka ini, memang pernah ada pengajuannya.

“Pernah ada pengajuan nya sekitar sebulan yang lalu, namun kita tolak,karena tidak semua wilayah di Kabupaten Serang akan diizinkan untuk pembuatan peternakan ayam. Kalaupun RT-nya memungkinkan, namun tidak semua bisa diizinkan, karena ini konsekwensinya pencemaran lingkungan,” ujar Samsudin.

Samsudin menambahkan, daerah Cinangka kita liat dekat dengan tempat pendidikan, makanya pihak perizinan menolak pengajuan izin tersebut.

“Kalau pun izin dari pusatnya telah keluar, izin lokasinya telah terbit, namun itu tidak berlaku efektif karena menurut aturan juga harus ada dua persyaratan lagi yang harus terpenuhi, persetujuan dari BPN dan persetujuan dari perijinan daerah. Untuk itu, sekarang harus stop tidak boleh ada kegiatan apa pun dari pihak perusahaan,” pungkasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.