Warga Protes Drainase Buruk, Dinas PU Tangsel Tutup Mata

  • Whatsapp

Warga Protes Drainase Buruk

TANGSEL, (vivabanten.com) – Kota Tangsel saat ini sudah menjadi pusat perhatian publik. Sebab, sebagian warga banyak yang direlokasi akibat adanya proyek pembangunan jalan Tol Serpong Kunciran.

Bacaan Lainnya

Tanpa disadari maksud hati merubah wajah kota, namun banyak merusak ruas jalan provinsi bahkan jalan lingkungan diperparah lagi buruknya drainase, sehingga mengakibatkan genangan air dimana-mana dan luput dari perhatian Pemkot Tangsel terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga.

“Kami heran dengan Finas PU dan Bina Marga Tangsel. Mereka tidak mau turun ke lapangan melakukan kroscek jalan lingkungan,” ujar Hermansyah warga Jalan Beo Kelurahan Sawah Kecamatan Ciputat.

Menurut Herman, dirinya mengaku pernah ada wartawan yang datang dan wawancara masyarakat atau tokoh kampung sini, tapi hingga kini belum ada dari dinas terkait yang datang.

“Sudah tahunan kami mengadu, tapi seolah dinas PU dan Bina Marga tutup mata dan tidak mau mendengar aspirasi warganya, ” ucapnya.

Senada diungkapkan warga RW 03 Kampung Dadap Kelurahan Rawa Buntu yang namanya minta tidak ditulis mengungkapkan, dirinya mengaku di wilayahnya pernah didatangi orang dinas PU untuk mengukur tapi hingga kini tidak ada lagi kelanjutannya.

“Sudah ada yang datang tapi gak tau kapan dikerjakannya sampai sekarang juga nunggu di aspal dan dibuat drainasenya,” tukasnya.

Sebelumnya warga Pondok Jagung sempat protes karena ruas jalan Pondok Jagung sangat buruk drainasenya dan sering banjir akibat hujan, bahkan jalan kampungnya juga sering ada genangan air saat hujan reda.

“Wah jelek banget drainasenya mas, sering banjir semata kaki saat hujan datang dan mengakibatkan kemacetan,” pungkasnya.(diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.