Warga Tolak Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Mendapat kabar bahwa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) akan beraktifitas kembali, seketika masyarakat Padarincang berbondong-bondong memasang baliho penolakan.

Warga Padarincang yang tergabung dalam aliansi Sapar (Syarekat Perjuangan Rakyat Tolak Geothermal) memasang baliho tersebut tepat diakses masuk proyek geothermal atau didepan kantor Desa Batukuwung.

Aunilah selaku ulama setempat yang sejak awal menolak proyek tersebut mengatakan bahwa masyarakat Padarincang akan tetap menolak Geothermal karena merusak alam.

“Kami masyarakat Padarincang dan sekitarnya kekeuh menolak pembangunan Geothermal,” tegasnya, Minggu (07/04/2019).

Lanjutnya, semakin kuat keinginan untuk melanjutnya proyek PLTPB maka masyarakat pun akan semakin keras menolaknya.

“Semakin bersikeras melanjutakan proyek ini, kami pun masyarakat akan semakin keras melawan dan mengusir proyek durjana ini,” tuturnya.

Diketahui Pembangunan Geothermal di Kampung Wangun Desa Batukuwung Kecamatan Padarincang dengan luas dua hektare tersebut sudah mendapat penolakan dari masyarakat sejak bulan desember 2018 lalu, sampai kini belum ada kepastian dari Pemerintah Kabupaten Serang maupun Provinsi Banten atas terbengkalainya proyek tersebut.

Hingga saat ini masyarakat masih berjaga-jaga dengan mendirikan pos disepanjang Jalan Raya Palka Serang pun ditutup. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.