KOTA TANGERANG (VivaBanten.com) – Program “Gampang Sekolah” yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang selama setahun terakhir menunjukkan hasil pada sektor pendidikan. Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat dari 13,90 tahun pada 2024 menjadi 13,96 tahun pada 2025.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik dari 81,53 poin pada 2024 menjadi 82,41 poin pada 2025.
Menurut Ruta, capaian tersebut mencerminkan perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan yang berdampak langsung pada pembangunan sumber daya manusia.
Pemkot Tangerang juga menyalurkan bantuan biaya pendidikan perguruan tinggi kepada 576 mahasiswa kurang mampu, masing-masing sebesar Rp6 juta.
Selain itu, sekolah swasta gratis tersedia di 65 SD/MI dan 74 SMP/MTs. Pendidikan inklusif juga diperluas melalui 53 SD dan 17 SMP inklusi, serta dukungan BOSDA Inklusi bagi 1.298 peserta didik penyandang disabilitas.
Melalui Program Beasiswa Tangerang Cerdas, bantuan Rp80.000 per bulan diberikan kepada 10.446 siswa SD, SDLB/SKh, dan MI. Sementara Rp100.000 per bulan disalurkan kepada 5.000 siswa SMP, SMPLB/SKh, dan MTs.
Pemerintah juga memberikan beasiswa bagi 18 atlet berprestasi, menyediakan angkutan umum gratis bagi pelajar, serta meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Peresmian Perpustakaan Daerah turut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi.
Ruta menegaskan, program Gampang Sekolah menjadi langkah konkret menghadirkan pendidikan yang inklusif, terjangkau, dan berkualitas di Kota Tangerang.
Peningkatan HLS dan IPM dinilai menjadi bukti bahwa investasi pada sektor pendidikan berkontribusi langsung terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.(panji/joe)
