TANGSEL (Vivabanten.com) – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyambut keberhasilan panen perdana bawang merah varietas Batu yang dibudidayakan melalui demplot pertanian di Kota Tangerang Selatan, Selasa (9/6/2026).
Panen yang digelar bersamaan dengan Pasar Murah Hasil Bumi tersebut menjadi hasil uji coba penggunaan pupuk bio-organik berbasis mikroba yang dinilai mampu mendukung pertumbuhan bawang merah di wilayah dataran rendah.
Benyamin mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kabar positif bagi pengembangan pertanian perkotaan di Tangsel. Pasalnya, bawang merah selama ini dikenal lebih cocok ditanam di daerah dengan ketinggian tertentu.
“Yang paling menarik, bawang yang biasanya sulit tumbuh di daerah seperti Tangsel ternyata bisa berkembang dengan baik dan menghasilkan umbi yang lebih besar,” ujar Benyamin.
Melihat hasil tersebut, Pemkot Tangsel berencana mengkaji pemanfaatan pupuk bio-organik tersebut secara lebih luas melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3).
Menurut Benyamin, jika hasil uji coba lanjutan menunjukkan hasil yang konsisten, pupuk tersebut dapat diproduksi lebih banyak dan didistribusikan kepada masyarakat untuk mendukung budidaya tanaman pangan rumah tangga.
“Bawang merupakan kebutuhan dapur yang cukup tinggi. Jika hasilnya terus baik, kami ingin mendorong masyarakat ikut membudidayakannya sehingga dapat mendukung ketahanan pangan keluarga,” katanya.
Sementara itu, CEO PT BioArk Global Pte. Ltd., Edward, menjelaskan teknologi mikroba yang digunakan dalam pupuk tersebut mampu meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan kelembapan dan nutrisi sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal.
Keberhasilan panen perdana ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan pertanian perkotaan yang produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Tangerang Selatan. (ded/joe)
