TANGERANG (VivaBanten.com) – Upaya meningkatkan kesadaran gizi keluarga terus dilakukan melalui pendekatan yang dekat dengan keseharian masyarakat. Di halaman gerai Alfamidi Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, puluhan ibu dan balita mengikuti kegiatan edukasi gizi yang menggabungkan informasi kesehatan dengan suasana interaktif dan ramah keluarga, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Edukasi Keluarga Balita yang digelar Alfamidi bersama SGM Eksplor. Program ini dirancang untuk mendorong peran aktif orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak sejak usia dini, terutama terkait pemenuhan gizi seimbang.
Program Edukasi Keluarga Balita tercatat telah menjangkau 46 titik di berbagai daerah di Indonesia dan melibatkan lebih dari 6.000 ibu dan anak. Melalui pendekatan edukatif yang sederhana, orang tua diajak memahami pentingnya asupan gizi, termasuk zat besi yang berperan penting dalam mendukung perkembangan fisik dan kognitif anak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi edukasi, tetapi juga mendapatkan layanan pemantauan pertumbuhan anak, konsultasi kesehatan balita, serta ruang diskusi langsung dengan tenaga kesehatan. Tema “Cegah Kekurangan Zat Besi pada Si Kecil” dipilih untuk menjawab persoalan gizi yang masih kerap dijumpai di masyarakat.
Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, mengatakan keluarga memegang peran sentral dalam membangun fondasi kesehatan generasi masa depan. Menurut dia, edukasi yang mudah dipahami menjadi kunci agar orang tua lebih percaya diri dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan edukasi gizi yang praktis dan relevan dengan kehidupan sehari-hari keluarga,” ujar Retriantina.
Edukasi gizi disampaikan oleh tenaga kesehatan setempat, salah satunya Bidan Wiwi dari Desa Kukuh, yang menjelaskan secara praktis tentang gizi seimbang dan pemenuhan zat besi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi berlangsung.
Suasana kegiatan semakin hangat dengan adanya pemberian makanan tambahan serta sesi interaktif yang memberi ruang bagi para orang tua untuk saling berbagi pengalaman. Kehadiran anak-anak yang bermain di sekitar lokasi menambah nuansa kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.
Siti, salah satu peserta, mengaku kegiatan ini memberinya pemahaman yang lebih jelas mengenai kebutuhan gizi anak. “Penjelasannya mudah dipahami dan langsung bisa diterapkan di rumah. Ada pemeriksaan juga, jadi kami tahu kondisi anak,” katanya.
Melalui program ini, Alfamidi dan SGM Eksplor berharap literasi gizi keluarga dapat terus ditingkatkan, sehingga orang tua semakin sadar bahwa pemenuhan gizi sejak dini merupakan investasi penting bagi tumbuh kembang anak dan kualitas generasi mendatang.(man/joe)
