TANGSEL (VivaBanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mempercepat pembenahan infrastruktur pendidikan. Salah satu yang kini merasakan perubahan signifikan adalah SDN Babakan 01 di Kecamatan Setu.
Sekolah tersebut sebelumnya menghadapi persoalan keterbatasan ruang belajar akibat penggabungan dua sekolah dalam satu lokasi. Kondisi itu membuat jumlah siswa membengkak hingga sekitar 800 orang, sementara ruang kelas hanya tersedia 12 unit.
“Dulu setelah digabung, ruang kelas hanya 12, sementara siswanya sekitar 800-an. Akhirnya ada sistem kelas siang karena keterbatasan ruang,” ujar Ade, salah satu guru SDN Babakan 01, Rabu (11/2/2026).
Kini, kondisi itu berubah. Melalui pembangunan ulang dan penambahan fasilitas oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Cipta Karya Kota Tangsel, jumlah ruang kelas bertambah menjadi 24 unit. Seluruh kegiatan belajar mengajar pun dapat dilaksanakan pada pagi hari tanpa sistem sif.
“Alhamdulillah sekarang sudah 24 kelas. Tidak ada lagi yang masuk siang karena rombongan belajar sudah terpenuhi,” katanya.
Tak hanya penambahan ruang kelas, sekolah tersebut juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti laboratorium, perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, serta revitalisasi lapangan.
Ade menuturkan, sebelumnya kondisi lapangan sekolah sempit dan tidak rata. Kini area tersebut diperluas dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga seperti futsal, voli, dan basket.
“Sekarang lapangannya lebih luas dan rata, bisa dipakai untuk berbagai kegiatan olahraga,” ujarnya.
Ia mengapresiasi komitmen Pemkot Tangsel yang menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan. Menurutnya, lingkungan belajar yang nyaman akan berdampak pada semangat dan kualitas belajar siswa.
“Dengan bangunan dan kelas yang nyaman, anak-anak jadi lebih semangat ke sekolah. Mudah-mudahan semakin banyak sekolah lain yang juga mendapat perhatian seperti ini,” katanya.
Revitalisasi SDN Babakan 01 menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang Selatan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan seluruh siswa memperoleh fasilitas belajar yang layak dan memadai.(ded/joe)
