KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Komisi II DPRD Kota Tangerang mengapresiasi capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang. Hingga 31 Juli 2026, sebanyak 747.455 warga telah memanfaatkan layanan CKG atau mencapai 92,71 persen dari target yang telah ditetapkan.
Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, menilai capaian tersebut menjadi indikator positif atas kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang bersama seluruh jajaran Puskesmas dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan. Kami dari Komisi II mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas. Capaian CKG mencapai 92,71 persen atau 747.455 warga, bahkan tertinggi di Provinsi Banten,” ujar Syamsuri saat dihubungi, Rabu (12/8/2026).
Menurut Syamsuri, capaian tersebut tidak hanya perlu dipertahankan, tetapi juga harus terus ditingkatkan. Ia menilai keberhasilan pelaksanaan CKG perlu diikuti dengan evaluasi serta penguatan upaya promotif dan preventif agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
“Capaian ini tentunya perlu kita pertahankan, bahkan kalau bisa lebih baik lagi. Karena ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tentu kami berharap kinerjanya terus ditingkatkan,” katanya.
Di sisi lain, Syamsuri menyoroti hasil pemeriksaan CKG yang masih menemukan sejumlah persoalan kesehatan di tengah masyarakat, di antaranya kadar gula darah tinggi dan tekanan darah tinggi.
Menurutnya, temuan tersebut harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Pemeriksaan kesehatan, kata dia, perlu dibarengi dengan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
Karena itu, Komisi II DPRD Kota Tangerang mendorong Dinkes untuk terus memperkuat edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pola hidup sehat. Upaya tersebut dinilai penting agar program CKG tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan.
“Kalau kita lihat dari hasil CKG, cukup banyak ditemukan persoalan gula darah dan tekanan darah tinggi. Ini perlu menjadi perhatian dan harus diimbangi dengan edukasi dari seluruh jajaran Dinas Kesehatan,” tutup Syamsuri. (man/joe)
