KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang meraih penghargaan atas keberhasilan mencapai target sasaran imunisasi rutin melalui Data Satu Sehat Indonesiaku (SSI) atau ASIK periode April–Juni 2026.
Penghargaan tersebut mencakup sejumlah indikator imunisasi rutin, antara lain Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), Imunisasi Baduta Lengkap (IBL), kekebalan kelompok, serta imunisasi Human Papillomavirus (HPV) dosis pertama bagi siswa kelas 5 sekolah dasar.
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan, berdasarkan data hingga 7 September 2026, cakupan IDL mencapai 60,10 persen atau 22.068 anak dari sasaran 36.716 anak. Sementara cakupan IBL mencapai 60,96 persen atau 22.201 anak dari sasaran 36.420 anak.
“Pada indikator kekebalan kelompok, capaian Kota Tangerang bahkan mencapai 76,50 persen. Angka tersebut berada di atas target yang ditetapkan sebesar 58,67 persen,” ujar Dini, Senin (14/9/2026).
Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan upaya peningkatan cakupan imunisasi terus dilakukan untuk memperkuat perlindungan masyarakat terhadap penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Untuk imunisasi HPV dosis pertama bagi siswa kelas 5, sebanyak 6.939 anak telah mendapatkan imunisasi dari sasaran 15.397 anak. Cakupannya mencapai 45,07 persen hingga 7 September 2026.
Dinkes Kota Tangerang terus mendorong masyarakat memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan sejak dini sekaligus mendukung terbentuknya kekebalan kelompok.
Dini juga mengingatkan masyarakat mengenai pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar Nasional yang akan digelar Kementerian Kesehatan pada 1–31 Oktober 2026. Program tersebut dapat dimanfaatkan untuk melengkapi imunisasi anak yang belum lengkap, khususnya anak usia 59 bulan 3 minggu 29 hari.
“Dinkes Kota Tangerang terus mendorong masyarakat untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Imunisasi menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan sejak dini sekaligus mendukung terbentuknya kekebalan kelompok di masyarakat,” katanya.
Dinkes mengimbau orang tua segera memeriksa status imunisasi anak dan melengkapi imunisasi yang masih terlewat di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.(man/joe)
