DLH Tangsel Gelar Uji Emisi, Target 1.500 Kendaraan

DLH Tangsel Gelar Uji Emisi, Target 1.500 Kendaraan

TANGSEL (Vivabanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar uji emisi kendaraan selama tiga hari, 1-3 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengendalikan emisi kendaraan dan menjaga kualitas udara.

Uji emisi dilaksanakan di tiga lokasi. Pada Selasa (1/9/2026), pengujian berlangsung di Jalan Pahlawan Seribu, tepatnya di depan Ruko Malibu. Selanjutnya, pada Rabu (2/9/2026), kegiatan digelar di Jalan H.R. Rasuna Said, Pondok Jaya, di depan RS Bina Medika Bintaro.

Sementara pada Kamis (3/9/2026), uji emisi dilaksanakan di Jalan Boulevard Alam Sutra, tepatnya di depan Sport Center.

DLH Tangsel menargetkan pemeriksaan terhadap 1.500 kendaraan selama tiga hari. Rinciannya, 100 kendaraan berbahan bakar solar dan 400 kendaraan berbahan bakar bensin setiap hari.

Kepala DLH Kota Tangerang Selatan Bani Khosyatullah mengatakan, uji emisi dilakukan untuk mengetahui tingkat emisi gas buang sekaligus memastikan kendaraan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Manfaatnya antara lain mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan kesadaran kesehatan kendaraan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujar Bani, Selasa (1/9/2026).

Menurut Bani, kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh pengendara. Warga yang berasal dari luar Tangerang Selatan tetap dapat mengikuti uji emisi selama melintas di wilayah tersebut.

“Tidak hanya warga Tangsel, siapa pun yang melintasi wilayah Tangerang Selatan dapat mengikuti uji emisi ini,” katanya.

Kendaraan yang dinyatakan lulus akan mendapatkan tanda berupa stiker. Hasil pemeriksaan juga dapat diakses melalui aplikasi yang menyediakan informasi mengenai hasil uji emisi kendaraan.

Bagi pemilik kendaraan, uji emisi juga dapat menjadi langkah untuk mengetahui kondisi kendaraan sekaligus memastikan tingkat emisi gas buang tetap sesuai dengan ketentuan.

DLH Tangsel berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat kendaraan dan melakukan uji emisi secara berkala. Upaya itu dinilai penting untuk membantu mengendalikan emisi kendaraan dan menciptakan kualitas udara yang lebih baik di Tangerang Selatan.(ded/joe)

Pos terkait