KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Wali Kota Tangerang Sachrudin menyebut pelaksanaan Tangerang 10K 2026 semakin ramai dan memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi Kota Tangerang. Tahun ini, ajang lari tersebut diikuti sekitar 3.000 peserta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 2.500 pelari.
Sachrudin mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga sekaligus memperkuat potensi sport tourism di Kota Tangerang.
“Ini menunjukkan bahwa Tangerang 10K semakin diminati dan memberikan dampak terhadap perekonomian kota,” kata Sachrudin.
Dampak kegiatan tersebut juga terlihat dari tingkat hunian hotel pada 12–13 September 2026. Secara keseluruhan, tingkat okupansi hotel di Kota Tangerang meningkat sekitar 30 persen.
Sejumlah hotel mencatat tingkat hunian tinggi, di antaranya Golden Tulip Essential sebesar 100 persen, Pakons Prime 99 persen, Fikaroom 94 persen, Yellow Bee Tangerang 93 persen, dan Novotel 81,57 persen.

Sachrudin mengapresiasi dukungan masyarakat serta penyelenggara yang telah membantu memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman. Menurut dia, kehadiran ribuan peserta turut memberikan dampak pada sektor akomodasi, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha lainnya.
“Kami berterima kasih kepada Kompas dan Bank BJB serta seluruh masyarakat yang telah mendukung Tangerang 10K,” ujarnya.
Direktur Business Harian Kompas Lukminto Wibowo berharap Tangerang 10K ke depan dapat memperoleh sertifikasi dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Association of International Marathons and Distance Races (AIMS), maupun World Athletics. Dengan demikian, ajang tersebut diharapkan semakin menarik minat pelari dari berbagai daerah dan mancanegara.
Tangerang 10K merupakan seri ketiga The Ultimate10K Series 2026 Powered by Bank BJB, setelah sebelumnya digelar di Bandung dan Surabaya. Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Semarang pada Desember 2026.(ADV)













