HUT ke-394, Kabupaten Tangerang Perkuat Pembangunan dan Persatuan

HUT ke-394, Kabupaten Tangerang Perkuat Pembangunan dan Persatuan

KAB. TANGERANG (Vivabanten.com) – Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadikan peringatan Hari Jadi ke-394 sebagai momentum memperkuat pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus merawat persatuan dan keberagaman budaya. Melalui tema “Terus Bergerak, Semakin Berdampak”, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang berlangsung pada Selasa (13/10/2026), ditandai dengan upacara di Lapangan Raden Arya Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, serta Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Tangerang. Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan parade budaya yang diikuti pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan untuk merefleksikan perjalanan sejarah, perjuangan, dan pengabdian masyarakat dalam membangun Kabupaten Tangerang.

“Usia yang panjang bukan sekadar angka, tetapi merupakan rangkaian sejarah, perjuangan, pengabdian, dan kerja bersama yang telah membawa Kabupaten Tangerang sampai pada titik ini,” ujar Maesyal.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari dampak dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tema ini bukan sekadar slogan. Ini adalah semangat dan komitmen kita bersama untuk memastikan setiap kebijakan, setiap program, dan setiap rupiah yang kita kelola benar-benar memberikan perubahan bagi kehidupan masyarakat,” katanya.

Menurut Maesyal, semangat tersebut harus diwujudkan melalui inovasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan. Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat gotong royong dalam mendorong kemajuan daerah.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Kemajuan Kabupaten Tangerang adalah hasil dari gotong royong seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pesan tentang pentingnya kolaborasi juga disampaikan Gubernur Banten Andra Soni dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Tangerang. Ia mengapresiasi kontribusi Kabupaten Tangerang terhadap perekonomian Provinsi Banten yang mencapai 21,35 persen dari produk domestik regional bruto (PDRB), ditopang sektor industri, pertanian, perdagangan, hingga kelautan.

“Kemajuan Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan Provinsi Banten. Peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Kita tidak boleh jalan sendiri-sendiri, seluruh stakeholders harus bergerak dalam satu orkestrasi pembangunan,” tegas Andra.

Gubernur juga mengapresiasi program sekolah gratis yang dijalankan Pemkab Tangerang karena dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Banten memperluas akses pendidikan, termasuk melalui sekolah swasta.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Bupati Tangerang periode 2013–2023 Ahmed Zaki Iskandar, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, serta tokoh masyarakat.

HUT ke-394, Kabupaten Tangerang Perkuat Pembangunan dan Persatuan

Dalam kesempatan itu, Maesyal memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Tangerang. Pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,67 persen pada 2025, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,74. Selain itu, penyerapan tenaga kerja tercatat sebanyak 306.000 orang selama periode Februari 2025 hingga September 2026.

Capaian tersebut didukung lima program unggulan Pemkab Tangerang, yakni PRIMA, PROSPEK, TUNAS, SETARA, dan SELARAS, yang mencakup pelayanan publik dan investasi, penguatan ekonomi masyarakat, kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur dan lingkungan.

Melalui program PRIMA, Pemkab Tangerang memperkuat pelayanan administrasi kependudukan di 29 kecamatan, menyediakan empat unit Mobile Training Unit (MTU), serta mencatat penyerapan 8.205 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Realisasi investasi pada semester I 2026 mencapai Rp29,04 triliun.

Pada sektor ekonomi masyarakat, program PROSPEK mencakup pembentukan 274 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan pengoperasian 316 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang disebut memberdayakan 12.195 tenaga kerja lokal.

Sementara itu, program TUNAS mencakup layanan Cek Kesehatan Gratis yang menjangkau 1,8 juta jiwa. Pemkab Tangerang juga melaporkan penurunan jumlah balita stunting dari 14.057 menjadi 9.001, dengan dukungan 2.396 posyandu.

Di bidang pendidikan, program SETARA menyediakan sekolah gratis bagi 37.562 siswa di 271 sekolah swasta, membangun 150 asrama pesantren melalui program ASPONTREN, serta memfasilitasi MBG bagi 734.647 siswa di 5.732 sekolah.

Adapun program SELARAS berfokus pada infrastruktur dan lingkungan, antara lain melalui pengoperasian 13 bus sekolah gratis, renovasi 10 ruas jalan kabupaten, pembangunan 867 unit rumah layak huni di Kecamatan Mauk, serta penyaluran 2,35 juta liter air bersih ke 26 kecamatan terdampak kekeringan.

Maesyal menegaskan, berbagai program tersebut harus terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) mengedepankan integritas, profesionalisme, dan orientasi pelayanan dalam menjalankan tugas.

“Kepada seluruh ASN Kabupaten Tangerang, bekerjalah dengan hati, melayani dengan tulus, dan hadirkan solusi. Jadikan integritas, profesionalisme, dan orientasi pelayanan sebagai budaya kerja kita,” pesannya.

Semarak peringatan hari jadi juga terlihat dalam parade budaya di Lapangan Raden Arya Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Setelah mengikuti apel pagi, pegawai dari berbagai OPD tampil dalam defile mengenakan busana adat dari beragam daerah di Indonesia.

Parade tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkuat kebinekaan dan kebersamaan di lingkungan pemerintahan. Penampilan peserta dinilai berdasarkan keindahan kostum, kekompakan, serta kreativitas dalam merepresentasikan budaya daerah.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, mengapresiasi antusiasme dan kreativitas para peserta yang dinilai mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.

“Saya sangat bangga melihat antusiasme dan kreativitas seluruh perangkat daerah hari ini. Penilaian tidak hanya pada keindahan kostum semata, melainkan juga pada kekompakan dan cara mempresentasikan kekayaan budaya Nusantara. Semangat persatuan dalam keberagaman hari ini adalah cerminan kekuatan kita bersama untuk terus membangun Kabupaten Tangerang agar semakin gemilang,” tuturnya.

Salah satu peserta dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang, Nourmayanti, mengatakan persiapan parade telah dilakukan sejak jauh hari. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kebanggaan sekaligus mempererat hubungan antarrekan kerja di luar rutinitas kedinasan.

Dewan juri menetapkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai juara pertama, disusul Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) di posisi kedua, serta Sekretariat Daerah di posisi ketiga. Para pemenang dinilai berhasil menampilkan kreativitas busana, atraksi, dan kekompakan tim.

Perwakilan BKPSDM, Fuji, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut dan berharap kegiatan itu dapat memotivasi pegawai untuk terus menjaga kekompakan serta memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

Dalam menutup rangkaian peringatan, Maesyal menyampaikan terima kasih kepada DPRD, Forkopimda, insan pers, ulama, dan seluruh masyarakat atas dukungan serta masukan yang diberikan untuk pembangunan daerah.

Melalui peringatan Hari Jadi ke-394, Pemkab Tangerang berharap semangat “Terus Bergerak, Semakin Berdampak” semakin memperkuat sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi landasan untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang berdaya saing, berkarakter, sejahtera, dan nyaman untuk dihuni.(man/joe)

Pos terkait