Pemkot Tangsel Bangun SDN Ciputat 06 Tiga Lantai, Optimalkan Lahan untuk Fasilitas Pendidikan

Pemkot Tangsel Bangun SDN Ciputat 06 Tiga Lantai, Optimalkan Lahan untuk Fasilitas Pendidikan

TANGSEL (Vivabanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) terus memperkuat sarana pendidikan dengan membangun gedung baru SDN Ciputat 06 di Jalan Ki Hajar Dewantara Nomor 6, Ciputat. Pembangunan dilakukan dengan konsep vertikal tiga lantai sebagai upaya mengoptimalkan lahan sekolah yang terbatas.

Konsep tersebut menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan tanpa harus memperluas area sekolah. Dengan memanfaatkan ruang secara vertikal, gedung baru dirancang untuk menampung ruang belajar sekaligus berbagai fasilitas pendukung kegiatan siswa.

Pembangunan gedung baru SDN Ciputat 06 juga mempertahankan lokasi sekolah yang sudah digunakan selama ini. Dengan demikian, keberadaan gedung baru tidak mengharuskan sekolah berpindah lokasi, sementara kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan yang lebih memadai dapat terus dikembangkan.

Kepala DCKTR Kota Tangerang Selatan Ade Suprizal mengatakan, proses pembangunan saat ini telah memasuki tahap awal berupa pembongkaran bangunan lama. Setelah pembongkaran selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan tahap fabrikasi.

“Lagi pembongkaran, terus ya fabrikasi,” ujar Ade, Rabu (2/9/2026).

Menurut Ade, pembangunan secara vertikal dipilih dengan mempertimbangkan luas lahan sekolah yang terbatas. Konsep tersebut memungkinkan fasilitas pendidikan dikembangkan dengan memaksimalkan lahan yang sudah tersedia.

Gedung baru akan memiliki tiga lantai dan dirancang berbentuk huruf U. Sementara area lapangan tetap dipertahankan di bagian bawah bangunan sehingga dapat digunakan untuk aktivitas siswa.

“Tiga lantai model U itu. Yang bawahnya tetap lapangan. Lokasinya tetap di jalan itu,” kata Ade.

Rancangan tersebut memungkinkan pembagian fungsi ruang dilakukan secara lebih terukur. Ruang belajar ditempatkan sebagai fasilitas utama, sementara fasilitas pendukung pendidikan dan kegiatan siswa disiapkan dalam satu kompleks bangunan.

Gedung baru SDN Ciputat 06 akan memiliki 18 ruang kelas. Selain ruang kelas, pembangunan juga mencakup ruang guru, ruang kepala sekolah, dan perpustakaan yang dapat menunjang proses belajar mengajar serta aktivitas administrasi sekolah.

Kebutuhan sanitasi juga menjadi bagian dari perencanaan pembangunan. Sebanyak 18 toilet siswa dan tiga toilet guru akan disediakan untuk mendukung kebutuhan warga sekolah.

Fasilitas olahraga juga menjadi perhatian dalam desain gedung. Karena keterbatasan lahan membuat ruang terbuka tidak dapat diperluas, lapangan olahraga dirancang berada di lantai paling atas.

Penempatan fasilitas olahraga tersebut merupakan bagian dari konsep pemanfaatan ruang secara vertikal. Dengan cara itu, kebutuhan siswa terhadap ruang olahraga tetap dapat dipenuhi tanpa mengurangi ruang yang digunakan untuk kegiatan belajar.

Selain mempertimbangkan fungsi, desain gedung baru juga memperhatikan aspek visual dan kemudahan pemeliharaan. Fasad bangunan dirancang dengan tampilan modern serta disesuaikan dengan karakter lingkungan sekolah.

Desain gedung baru juga dibuat selaras dengan bangunan SDN Ciputat 01 yang berada di sebelahnya. Keselarasan tersebut diharapkan membuat kawasan sekolah tetap memiliki tampilan yang terintegrasi.

Pembangunan gedung baru SDN Ciputat 06 dimulai sejak akhir Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Selama proses pembangunan berlangsung, tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai dari pembongkaran bangunan lama hingga pembangunan struktur dan fasilitas gedung.

Setelah pembangunan selesai, SDN Ciputat 06 diharapkan memiliki fasilitas pendidikan yang lebih lengkap dengan kapasitas ruang yang lebih memadai. Kehadiran gedung baru juga diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar serta aktivitas siswa di lingkungan sekolah.

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui DCKTR dalam menjawab kebutuhan sarana pendidikan di tengah keterbatasan lahan perkotaan. Pemanfaatan konsep vertikal memungkinkan lahan yang tersedia digunakan secara lebih optimal tanpa menghilangkan fungsi utama sekolah sebagai ruang belajar dan aktivitas siswa.

Melalui pembangunan ini, Pemkot Tangsel tidak hanya mengganti bangunan lama, tetapi juga menata kembali fasilitas sekolah agar lebih sesuai dengan kebutuhan pendidikan dan perkembangan aktivitas siswa.(ADV)

Pos terkait