KAB. TANGERANG (Vivabanten.com) – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang menyalurkan lebih dari satu juta liter air bersih untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan selama musim kemarau. Bantuan disalurkan menggunakan mobil tangki, termasuk ke wilayah di luar cakupan pelayanan perusahaan.
Direktur Utama PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang, Sofyan Sapar, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air.
“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami berupaya membantu memenuhi kebutuhan air warga, termasuk di wilayah yang berada di luar cakupan pelayanan PERUMDAM TKR,” ujar Sofyan.
Menurut Sofyan, dukungan perusahaan kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penyediaan air bersih saat musim kemarau, tetapi juga melalui bantuan dalam penanganan kondisi darurat yang membutuhkan pasokan air.
Salah satunya adalah dukungan terhadap penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Dalam kegiatan tersebut, PERUMDAM TKR mengerahkan mobil tangki air, melakukan penanganan teknis menggunakan mekanisme wash out (WO), serta menyediakan toren air bersih di lokasi.
Dukungan tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air selama proses penanganan di lapangan. Keterlibatan perusahaan dalam situasi darurat juga menjadi bagian dari pemanfaatan sumber daya dan kemampuan teknis yang dimiliki untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
“Kami berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan. Dalam kondisi darurat seperti kebakaran, ketersediaan pasokan air menjadi salah satu hal penting untuk mendukung proses penanganan,” kata Sofyan.
Di sisi pelayanan pelanggan, PERUMDAM TKR juga menindaklanjuti pengaduan masyarakat mengenai gangguan distribusi air di wilayah Teluknaga dan lonjakan tagihan air di kawasan Gading Serpong.
Kedua persoalan tersebut ditangani melalui pemeriksaan langsung, tindak lanjut teknis, dan komunikasi dengan pelanggan. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan serta menentukan tindakan penyelesaian berdasarkan kondisi yang ditemukan.
Gangguan distribusi air berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari pelanggan. Sementara itu, keluhan mengenai lonjakan tagihan memerlukan pemeriksaan agar penyebab perbedaan tagihan dapat diketahui secara jelas.
Sofyan mengatakan, pengaduan pelanggan perlu ditindaklanjuti agar persoalan yang muncul dapat diperiksa dan ditangani sesuai kebutuhan.
“Setiap pengaduan pelanggan perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan yang tepat. Kami melakukan pengecekan di lapangan, menindaklanjuti persoalan teknis, serta berkomunikasi dengan pelanggan untuk mengetahui permasalahan dan menentukan langkah penyelesaiannya,” ujarnya.
Penanganan pengaduan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kelancaran pelayanan sekaligus merespons persoalan yang dihadapi pelanggan. Hasil pemeriksaan juga diperlukan sebagai dasar untuk menentukan langkah perbaikan apabila ditemukan gangguan dalam pelayanan.
Rangkaian kegiatan tersebut disampaikan dalam siaran pers Humas PERUMDAM TKR nomor 059/PR-TKR/X/2026, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang.
Sofyan menegaskan, pelayanan air bersih tidak hanya berkaitan dengan pendistribusian air kepada pelanggan, tetapi juga mencakup kemampuan perusahaan merespons kebutuhan masyarakat dan menindaklanjuti persoalan yang terjadi di lapangan.
Melalui penyaluran bantuan air bersih, dukungan terhadap penanganan kebakaran, dan tindak lanjut pengaduan pelanggan, PERUMDAM TKR berupaya menjalankan fungsi pelayanan publik sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang.(man/joe)













