Jelang Lebaran, Sachrudin-Maryono Kompak Bagikan BSU ke 2.423 Orang

Jelang Lebaran, Sachrudin-Maryono Kompak Bagikan BSU ke 2.423 Orang

KOTA TANGERANG (VivaBanten.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyalurkan Bantuan Sosial Uang (BSU) senilai lebih dari Rp1,4 miliar kepada 2.216 masyarakat rentan atau miskin serta 207 balita berisiko stunting. Program ini merupakan bagian dari program 100 hari Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dan Wakil Wali Kota Maryono.

Secara simbolis, Sachrudin menyerahkan BSU kepada warga Cipondoh pada Kamis (27/03/2025), didampingi Wakil Wali Kota Maryono. Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin menegaskan bahwa pemberian BSU ini bukan hanya bagian dari program 100 hari kerja, tetapi juga bukti nyata keseriusan Pemkot Tangerang dalam menangani kemiskinan.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah bukti komitmen Pemkot Tangerang dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi yang membutuhkan pendidikan, kita bantu dengan fasilitas pendidikan. Bagi masyarakat rentan miskin, kita berikan bantuan berdasarkan data dari Dinas Sosial,” ujar Sachrudin saat penyerahan BSU di Kantor Kecamatan Cipondoh.

“Terkait dengan kesehatan, mereka juga kita bantu. Tidak boleh ada warga yang sakit tetapi takut ke rumah sakit karena alasan biaya. Semua harus bisa berobat dan dibiayai pemerintah. Begitu juga dengan pendidikan, tidak boleh ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Kita akan bantu,” tambahnya.

Sachrudin menjelaskan bahwa BSU ini diberikan dalam dua tahap selama setahun, dengan nominal Rp300 ribu per orang untuk setiap tahapnya. “Hari ini, kami melalui Dinas Sosial memberikan bantuan sosial kepada masyarakat rentan miskin dan balita berisiko stunting. Jumlah penerima BSU terdiri dari 2.216 warga rentan miskin dan 207 balita berisiko stunting,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para penerima manfaat agar menggunakan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dan tidak membelanjakannya untuk hal yang bersifat konsumtif.

“Kelihatannya warga sangat senang dan bahagia, apalagi menjelang Lebaran. Saya sempat bertanya, ada yang akan menggunakan bantuan ini untuk membeli beras, karena memang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tutup Sachrudin.(man/joe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *