KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan dengan menetapkan sejumlah ruas jalan prioritas yang akan diperbaiki secara bertahap mulai Juli hingga akhir 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan, keselamatan, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan, sejumlah pekerjaan peningkatan jalan saat ini telah memasuki tahapan pengadaan sebelum pelaksanaan konstruksi dimulai.
“Program peningkatan ruas jalan sudah memasuki proses pengadaan. Nantinya pekerjaan meliputi penambalan jalan berlubang, pengaspalan ulang, hingga rekonstruksi jalan menggunakan beton maupun hotmix, sesuai kondisi di lapangan,” ujar Taufik, Kamis (9/7/2026).
Menurut dia, beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas perbaikan meliputi Jalan Raya M. Toha di Karawaci, Jalan Iskandar Muda di Neglasari, Jalan Husein Sastranegara di Kecamatan Benda, Jalan Raya Bayur di Periuk, Jalan Sangego Selatan, Jalan Marsekal Suryadarma, Jalan Sitanala di Neglasari, Jalan Garuda di Batuceper, serta Jalan Teuku Umar di Karawaci.
Selain perbaikan jalan yang telah ada, Pemkot Tangerang juga melanjutkan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan sejak tahun sebelumnya. Beberapa di antaranya pembangunan Jalan Saluran Pembuang Semanan yang menghubungkan Green Lake Cipondoh dengan Jakarta, Jalan Pembuang Semanan dari Poris Indah menuju GOR Gondrong, serta pembangunan Jalan Sisi Saluran Cisadane Barat di kawasan Bayur.
Taufik menjelaskan, pembangunan ruas-ruas jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Tangerang.
“Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, proyek ini juga diarahkan untuk memperlancar arus kendaraan dan mengurangi kemacetan di sejumlah titik yang selama ini menjadi perhatian masyarakat,” katanya.
Pemkot Tangerang menargetkan seluruh pekerjaan pada ruas jalan prioritas dapat dilaksanakan secara bertahap mulai Juli hingga akhir tahun 2026, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat melalui akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan representatif.(man/joe)













