KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Esports Indonesia (ESI) Kota Tangerang menggelar Pusat Latihan Cabang (PUSLATCAB) di Renjana Titik Kumpul, Selasa (25/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
PUSLATCAB tersebut juga menjadi bagian dari upaya ESI Kota Tangerang dalam membina dan mempersiapkan atlet esports berprestasi dengan dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang.
Kegiatan dihadiri Plt. Ketua Umum ESI Kota Tangerang Rere Maretta Magenda, SE., MM., Sekretaris Jenderal Rizky Maulana Arokhman, S.Ak., Bendahara Umum Rizki Adriansyah, serta jajaran pelatih dan atlet.
Dalam PUSLATCAB, tim mematangkan berbagai aspek persiapan, mulai dari kemampuan teknis, komunikasi, chemistry antarpemain, pengambilan keputusan, hingga kesiapan mental menghadapi pertandingan.
Plt. Ketua Umum ESI Kota Tangerang Rere Maretta Magenda mengatakan, sebanyak 24 atlet dipersiapkan untuk memperkuat Kota Tangerang pada Porprov VII Banten. Mayoritas atlet berasal dari Kota Tangerang, sementara beberapa lainnya berasal dari luar daerah.
“Total ada 24 atlet. Mayoritas dari Kota Tangerang, tapi ada beberapa juga dari luar daerah untuk membela Kota Tangerang di Porprov besok. Bahkan ada yang juara EWC di Paris. Ada juga beberapa yang masih kita tempuh jalur administrasinya sebelum entry by name ditutup. Karena kebanyakan mereka bermain di klub pro scene, kita sedang komunikasi dan mengurus surat dengan klub-klub tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ESI Kota Tangerang Rizky Maulana Arokhman mengatakan, PUSLATCAB tidak hanya ditujukan untuk menghadapi Porprov, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan atlet esports secara berkelanjutan.
“Kita ingin Porprov menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan atlet Kota Tangerang sekaligus membangun fondasi pembinaan esports yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Dari sisi teknis, Head Coach ESI Kota Tangerang Muhammad Rifky Adami Pratama menilai kemampuan individu para atlet sudah cukup baik. Namun, menurut dia, kekompakan tim menjadi salah satu aspek yang perlu terus diperkuat.
“Anak-anak punya kemampuan individu yang bagus. Sekarang fokus kita menyatukan mereka sebagai tim, memperkuat komunikasi, chemistry, decision making, dan mental supaya siap menghadapi tekanan pertandingan,” tegas Adam.
Sementara itu, Bendahara Umum ESI Kota Tangerang Rizki Adriansyah mengatakan, kesiapan tim juga didukung dengan pengelolaan berbagai kebutuhan atlet selama menjalani proses latihan dan pertandingan.
“Kami berusaha memastikan kebutuhan tim dipersiapkan dengan baik. Harapannya atlet bisa fokus berlatih dan memberikan yang terbaik untuk Kota Tangerang,” pungkasnya.
Melalui PUSLATCAB tersebut, ESI Kota Tangerang menargetkan persiapan maksimal menghadapi Porprov VII Banten di Kota Tangerang Selatan. Ajang tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan esports sekaligus melahirkan lebih banyak atlet Kota Tangerang yang mampu berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.(man/joe)













