Sachrudin Ajukan APBD 2027, Pendidikan Jadi Prioritas

Sachrudin Ajukan APBD 2027, Pendidikan Jadi Prioritas

KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang mengarahkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, dan peningkatan pelayanan publik.

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan, setiap alokasi anggaran harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, memiliki sasaran yang jelas, serta memberikan manfaat nyata bagi warga.

Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat memaparkan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Kota Tangerang di Ruang Paripurna DPRD Kota Tangerang, Senin (12/10/2026).

Menurut Sachrudin, APBD bukan sekadar dokumen perencanaan pendapatan dan belanja daerah, melainkan instrumen penting untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Yang terpenting bukan cuma program terlaksana, tetapi bagaimana hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Pelayanan harus semakin baik, persoalan warga tertangani, dan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Dalam Raperda APBD 2027, pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp5,16 triliun, yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,28 triliun dan pendapatan transfer sekitar Rp1,87 triliun. Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp5,61 triliun.

Untuk memastikan pembangunan berjalan terarah, Pemkot Tangerang menetapkan lima prioritas, yakni peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, penguatan ekonomi produktif, peningkatan infrastruktur perkotaan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, serta pelayanan publik yang responsif.

Salah satu perhatian utama diarahkan pada pemenuhan pelayanan dasar masyarakat. Dalam rancangan tersebut, sekitar Rp3,40 triliun direncanakan untuk urusan wajib pelayanan dasar, termasuk anggaran pendidikan sebesar Rp1,50 triliun dan kesehatan Rp999,88 miliar.

Alokasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat layanan pendidikan dan kesehatan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sachrudin meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap program yang direncanakan memiliki indikator keberhasilan yang terukur dan dilaksanakan secara efektif. Ia menekankan, penyerapan anggaran harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan hasil pembangunan.

“APBD harus dikelola secara cermat dan tepat sasaran, agar setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar menjawab kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemkot Tangerang dan DPRD dalam pembahasan Raperda APBD 2027. Kolaborasi tersebut diperlukan agar perencanaan anggaran berlangsung transparan, akuntabel, serta sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.

Melalui penajaman prioritas pembangunan, Pemkot Tangerang berharap program-program pada 2027 dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, memperkuat infrastruktur perkotaan, menjaga lingkungan, serta membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya terlihat dari apa yang dibangun, tetapi dari perubahan yang dirasakan masyarakat. Itulah yang ingin kita wujudkan melalui APBD 2027, agar setiap kebijakan dan anggaran benar-benar membawa Kota Tangerang semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkas Sachrudin.(man/joe)

Pos terkait