Anggota DPRD Tangerang Minta Pengawasan Sekolah Diperketat

Anggota DPRD Tangerang Minta Pengawasan Sekolah Diperketat

TANGERANG (VivaBanten.com) — Kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah sekaligus Ketua MUI Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, mendapat sorotan serius dari Ian Mulyana, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKS.

Ian menegaskan akan segera meminta Komisi II DPRD untuk menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama guna membahas langkah pencegahan kekerasan dan pelecehan di lingkungan sekolah.

Bacaan Lainnya

“Harus ada gerakan masif melibatkan semua stakeholder agar kasus seperti ini tidak terulang, apalagi di sekolah berbasis keagamaan,” tegas Ian, Senin (10/3/2025).

Ian mendorong agar Disdik dan Kemenag menginisiasi program edukasi kepada siswa agar mereka bisa mengenali potensi kekerasan, melaporkan, dan mencegah sebelum terjadi. Menurutnya, siswa harus dibuat berdaya agar pelaku enggan melakukan tindakan asusila.

Ia juga meminta sekolah dan pondok pesantren mengaktifkan kembali program bimbingan dan edukasi siswa secara berkala serta melibatkan lembaga profesional jika diperlukan.

“Bimbingan ini harus jadi program wajib, bukan formalitas,” ujarnya.

Ian turut meminta seluruh sekolah dan yayasan di Kabupaten Tangerang meningkatkan pengawasan di lingkungan pendidikan agar kasus serupa tidak terulang.

“Saya sangat prihatin kejadian ini terjadi di lingkungan sekolah keagamaan. Saya minta pengawasan diperketat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang menyatakan akan segera mengevaluasi kasus ini bersama Dinas Pendidikan, P2TP2A, TPPK, dan aparat kepolisian.

“Kami juga akan memanggil pihak terkait, termasuk oknum Kepala Sekolah yang diduga melakukan pelecehan, orang tua korban, dan Kepala Kemenag Provinsi Banten,” jelasnya.

Ia menegaskan oknum yang terlibat harus segera mengundurkan diri dan kasus ini akan menjadi evaluasi serius bagi tenaga pendidik di Kabupaten Tangerang.(man/joe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *