TANGSEL (VivaBanten.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Hingga pertengahan Februari 2026, donasi yang terkumpul mencapai Rp2.070.689.943.
Penggalangan dana dilakukan melalui kampanye kemanusiaan, termasuk dukungan Surat Edaran Wali Kota Tangerang Selatan. Bantuan disalurkan dalam bentuk logistik dan program pemulihan fasilitas umum di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Penyaluran bantuan darurat dimulai sejak akhir Desember 2025, meliputi bahan makanan pokok, pakaian, dan obat-obatan yang didistribusikan melalui posko darurat dan dapur umum di wilayah terdampak, antara lain Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Selain bantuan darurat, Baznas Tangsel juga menjalankan program pemulihan pascabencana. Di Sumatera Barat, program difokuskan pada pemulihan fasilitas publik, termasuk penyediaan air bersih melalui proyek pipanisasi dari sumber mata air pegunungan ke permukiman warga.
Di Sumatera Utara, bantuan disalurkan ke delapan titik rawan di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Program yang dilakukan meliputi renovasi tiga masjid, pembangunan delapan sumur bor, tiga rumah layak huni, serta dua fasilitas MCK.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengapresiasi partisipasi masyarakat, aparatur sipil negara, pelaku usaha, dan berbagai komunitas dalam penggalangan dana tersebut.
“Donasi yang terkumpul menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan empati warga Tangerang Selatan,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Menurut Benyamin, pemerintah daerah mendukung penuh langkah Baznas Tangsel, baik dalam penanganan darurat maupun pemulihan jangka menengah dan panjang.
Ia menilai pola penyaluran bantuan yang menggabungkan respons cepat dengan pemulihan infrastruktur dasar merupakan pendekatan komprehensif dalam penanganan bencana.
Pemkot Tangsel, kata dia, akan terus bersinergi untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.(ded/joe)












