KOTA TANGERANG (VivaBanten.com) – Kinerja investasi di Kota Tangerang sepanjang 2025 menunjukkan tren yang menggembirakan. Realisasi investasi tercatat mencapai Rp22,54 triliun atau sekitar 149 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp15,11 triliun
Capaian ini mencerminkan terjaganya iklim usaha yang kondusif sekaligus meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap sistem pelayanan perizinan di daerah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, mengatakan, bahwa capaian tersebut merupakan akumulasi realisasi investasi sepanjang empat triwulan 2025, dengan kontribusi terbesar pada triwulan kedua
Menurut Sugihharto, stabilnya minat investasi tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah menjaga kepastian layanan perizinan serta membangun komunikasi yang baik dengan pelaku usaha.
“Keberlanjutan investasi tidak hanya soal angka, tetapi juga kepastian berusaha dan kemudahan layanan yang dirasakan langsung oleh investor,” ujarnya
Secara tahunan, realisasi investasi Kota Tangerang juga meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya
Pemerintah daerah menargetkan investasi sebesar Rp15,15 triliun pada 2026, dengan fokus pada penguatan kolaborasi dan peningkatan kualitas layanan perizinan yang semakin cepat, transparan, dan responsif
Komitmen peningkatan kualitas layanan tersebut tercermin dalam pengelolaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang. MPP tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengurusan perizinan, tetapi juga dirancang sebagai ruang pelayanan modern yang menempatkan kenyamanan masyarakat sebagai prioritas utama.
Berbagai layanan perizinan dan nonperizinan terintegrasi dalam satu lokasi, mulai dari perizinan usaha hingga layanan administrasi kependudukan dan pajak daerah. Seluruh proses ditata dengan alur yang jelas dan waktu pelayanan yang terukur.
Sugihharto menjelaskan, MPP dirancang untuk menghadirkan pengalaman pelayanan yang ramah dan menenangkan bagi masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan yakin bahwa kebutuhannya dapat dilayani dengan mudah dan pasti,” katanya
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui penataan ruang terbuka, fasilitas yang nyaman, serta dukungan petugas pelayanan yang komunikatif dan siap membantu. Selain pelayanan langsung, sistem perizinan berbasis digital juga terus diperkuat untuk memudahkan masyarakat dan pelaku usaha mengakses layanan secara lebih fleksibel.
Pemanfaatan layanan digital ini menjadi bagian dari upaya transformasi pelayanan publik yang menekankan kecepatan, transparansi, dan akuntabilitas.
Bagi Pemerintah Kota Tangerang, kemudahan dan kepastian layanan merupakan fondasi penting dalam menjaga daya tarik investasi. Proses perizinan yang jelas dan efisien dinilai mampu memberikan rasa aman bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Seiring meningkatnya aktivitas pelayanan, DPMPTSP Kota Tangerang terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan secara berkelanjutan. Masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan inovasi layanan agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan capaian investasi yang melampaui target serta penguatan sistem pelayanan yang semakin modern dan humanis, DPMPTSP Kota Tangerang terus menegaskan perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan semakin dipercaya masyarakat.(ADV)
