Bus Sekolah Gratis Ringankan Beban Orang Tua Siswa Disabilitas di Tangsel

Bus Sekolah Gratis Ringankan Beban Orang Tua Siswa Disabilitas di Tangsel

TANGSEL (Vivabanten.com) – Program bus sekolah gratis bagi siswa penyandang disabilitas yang dihadirkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendapat apresiasi dari para orang tua. Layanan tersebut dinilai mampu mengurangi beban biaya transportasi sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak selama perjalanan menuju sekolah.

Salah seorang orang tua siswa, Nuru, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut. Putrinya, Anissa, yang kini duduk di kelas II SMP di SKh Negeri 01 Tangerang Selatan, memanfaatkan layanan bus sekolah gratis untuk berangkat ke sekolah setiap hari.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bus sekolah gratis ini, terutama bagi orang tua yang memiliki anak disabilitas,” ujar Nuru saat mendampingi anaknya mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Ia menceritakan, sebelum program tersebut tersedia, keluarganya harus menggunakan transportasi daring roda empat untuk mengantar dan menjemput anak dari rumah di kawasan Cirendeu menuju sekolah.

Biaya yang harus dikeluarkan setiap hari mencapai sekitar Rp120 ribu hingga Rp150 ribu, sehingga kehadiran bus sekolah gratis memberikan penghematan yang cukup signifikan.

“Selain lebih hemat, anak juga bisa berangkat tepat waktu dan merasa lebih nyaman selama perjalanan,” katanya.

Menurut Nuru, kondisi armada yang nyaman serta pelayanan yang diberikan membuat para orang tua semakin tenang saat melepas anak-anak mereka berangkat ke sekolah.

Ia berharap layanan tersebut dapat terus dikembangkan agar semakin banyak siswa disabilitas yang dapat menikmati fasilitas serupa.

“Mudah-mudahan ke depan jumlah armada maupun rutenya bisa ditambah sehingga lebih banyak siswa yang terlayani, khususnya anak-anak disabilitas yang saat ini belum terjangkau,” ujarnya.

Program bus sekolah gratis merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan akses layanan pendidikan yang inklusif sekaligus membantu meringankan beban keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus.(ded/joe)

Pos terkait