LEBAK (Vivabanten.com) — Seorang anak perempuan berusia delapan tahun tertabrak sepeda motor saat menyeberang di lokasi perbaikan jalan nasional di Kampung Cicae, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (18/10/2026). Korban mengalami luka lecet dan memar di sejumlah bagian tubuh.
Orang tua korban, Kurdi, mengatakan, kecelakaan terjadi pada Minggu siang ketika anaknya menyeberang jalan di sekitar lokasi pekerjaan perbaikan jalan. Menurut dia, sepeda motor yang melintas tiba-tiba menabrak anaknya.
“Anak saya tertabrak saat menyeberang jalan di lokasi perbaikan jalan nasional. Setelah kejadian, anak saya langsung dibawa ke klinik untuk mendapatkan penanganan,” kata Kurdi saat ditemui di kediamannya, Senin (19/10/2026).
Kurdi menuturkan, meskipun telah mendapatkan penanganan awal di klinik, anaknya masih merasakan sakit dan beristirahat di rumah. Ia menyebutkan, luka lecet dan memar terlihat di beberapa bagian tubuh korban.
Kurdi menduga minimnya rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi pekerjaan turut meningkatkan risiko kecelakaan. Ia menilai, pengaturan lalu lintas di area perbaikan jalan perlu didukung dengan rambu yang memadai agar pengguna jalan mengetahui adanya pekerjaan dan dapat lebih berhati-hati.
Menurut Kurdi, di lokasi tersebut terdapat sejumlah orang yang bertugas mengatur lalu lintas. Namun, ia menilai keberadaan petugas saja belum cukup apabila tidak disertai tanda peringatan yang jelas bagi pengendara maupun warga yang hendak menyeberang.
Selain mempersoalkan kondisi keselamatan di lokasi pekerjaan, Kurdi menyayangkan belum adanya pihak yang datang untuk melihat kondisi anaknya setelah kejadian, baik dari pihak pengendara sepeda motor maupun pelaksana proyek perbaikan jalan.
“Saya tidak meminta apa-apa. Saya hanya berharap ada yang datang menjenguk dan melihat bagaimana kondisi anak saya. Sampai sekarang, belum ada perhatian yang saya terima,” ujarnya.
Kurdi mengatakan, dirinya mempertimbangkan membawa persoalan tersebut ke aparat penegak hukum apabila tidak ada tindak lanjut dari pihak-pihak terkait. Ia berharap pengendara yang terlibat maupun pelaksana pekerjaan jalan menunjukkan kepedulian terhadap kondisi korban.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh konfirmasi dari pihak pelaksana pekerjaan perbaikan jalan maupun pengendara sepeda motor terkait insiden tersebut. Dugaan minimnya rambu peringatan di lokasi juga masih memerlukan klarifikasi dari pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan jalan.(koh/joe)
