KAB. TANGERANG (Vivabanten.com) – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menutup Kejuaraan Sepak Bola Piala Bupati Tangerang Kelompok Usia (KU) 13 dan KU-15 Tahun 2026 di Lapangan Sintetis Indomilk Arena, Kelapa Dua, Sabtu (13/6/2026).
Turnamen yang berlangsung selama sebulan itu menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit pesepak bola muda potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. Sebanyak 30 tim ambil bagian pada kategori U-13 dan 29 tim pada kategori U-15 dengan total peserta mencapai 1.475 pemain.
Dalam sambutannya, Maesyal mengapresiasi tingginya antusiasme peserta, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi usia dini memiliki peran penting dalam mencetak generasi pesepak bola masa depan.
“Alhamdulillah antusiasme peserta sangat tinggi. Ini menunjukkan pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Tangerang berjalan dengan baik. Kompetisi seperti ini harus terus digelar secara berkelanjutan untuk melihat dan mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki anak-anak kita,” ujar Maesyal.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, melalui penyediaan sarana olahraga dan kompetisi yang berjenjang.
Menurutnya, ajang Piala Bupati menjadi bagian dari proses regenerasi pemain yang nantinya dapat melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi, mulai dari kelompok usia Persita hingga berpeluang memperkuat tim nasional Indonesia.
“Ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan regenerasi pemain. Dari kompetisi U-13 dan U-15 ini, mereka bisa melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari Persita kelompok usia hingga menjadi pemain profesional. Yang terpenting, pembinaan terus berjalan, kompetisi terus berlangsung, dan dukungan dari orang tua tetap diberikan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Maesyal juga menyampaikan selamat kepada para juara dan mengingatkan peserta yang belum berhasil meraih prestasi agar tidak berkecil hati.
Menurutnya, kegagalan dalam sebuah kompetisi merupakan bagian dari proses belajar untuk menjadi atlet yang lebih baik di masa depan.
“Kepada para juara saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, jangan pernah menyerah. Kalian masih memiliki banyak kesempatan untuk terus berlatih, berkembang, dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” pesannya.
Ia berharap turnamen sepak bola usia dini dapat terus menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus melahirkan talenta-talenta terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat regional maupun nasional.(man/joe)













