KOTA TANGERANG (VivaBanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang mengimbau para orang tua segera melengkapi imunisasi anak menyusul meningkatnya kasus campak dalam beberapa waktu terakhir. Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat sebagian besar kasus terjadi pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular dan berisiko menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak dengan daya tahan tubuh yang lemah.
“Imunisasi adalah langkah paling efektif untuk mencegah penularan dan melindungi anak dari dampak penyakit yang lebih berat,” kata Dini, Selasa (10/3/2026).
Menurut dia, infeksi campak tidak hanya menimbulkan demam dan ruam, tetapi juga dapat berkembang menjadi komplikasi seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak apabila tidak ditangani dengan baik.
Karena itu, Dinas Kesehatan meminta orang tua segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Selain mengimbau masyarakat, Dinas Kesehatan juga menginstruksikan seluruh puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran campak. Langkah yang dilakukan antara lain memperkuat pemantauan kasus, meningkatkan edukasi kepada masyarakat, serta memperluas layanan imunisasi rutin.
Pemerintah Kota Tangerang juga akan melaksanakan Imunisasi Kejar Serentak (Catch Up Campaign) pada Maret 2026 yang menyasar anak usia 9 hingga 59 bulan yang status imunisasinya belum lengkap.
“Seluruh layanan imunisasi tersedia secara gratis di puskesmas maupun posyandu. Kami berharap orang tua dapat memanfaatkan layanan ini agar anak-anak terlindungi dari penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi,” ujar Dini.(panji/joe)













