KOTA TANGERANG (VivaBanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program strategis nasional di sektor pendidikan. Program ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, mengatakan rencana pembangunan tersebut telah memasuki tahap koordinasi lintas kementerian. Pemkot Tangerang, kata dia, telah berkomunikasi dengan Kementerian Hukum, Kementerian Sosial, serta Kementerian PUPR terkait kesiapan lahan dan administrasi. “Kami mendukung penuh program ini dan saat ini fokus menyiapkan seluruh persyaratan, terutama terkait legalitas dan kesiapan lahan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Sekolah Rakyat direncanakan dibangun di atas lahan milik Kementerian Hukum seluas 6,3 hektare di kawasan Jalan Lapas Pemuda, Kota Tangerang. Lokasi tersebut dinilai strategis dan telah masuk dalam tahap persiapan pemenuhan kriteria pembangunan.
Menurut Yeti, sekolah ini akan mencakup seluruh jenjang pendidikan wajib belajar, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Pemkot Tangerang juga tengah mempercepat proses administrasi, mulai dari sertifikasi aset, perizinan, hingga penyusunan dokumen lingkungan sebagai bagian dari kesiapan pembangunan.
“Setelah koordinasi dengan pemerintah pusat, kami langsung menindaklanjuti dengan menyiapkan aspek teknis dan administratif agar pembangunan bisa segera direalisasikan,” katanya.
Pemkot Tangerang berharap proyek ini dapat segera berjalan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan pendidikan yang merata.(man/joe)













