TANGSEL (Vivabanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan, membangun kemandirian bangsa, serta meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi tantangan era digital.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Balai Kota Tangerang Selatan, Rabu (20/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pilar membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menekankan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional saat ini tidak lagi hanya dimaknai sebagai perjuangan mempertahankan wilayah, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi dan memperkuat daya saing bangsa di tengah transformasi digital.
Menurut Pilar, semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia, peningkatan literasi digital, serta kemampuan masyarakat untuk beradaptasi secara bijak terhadap perkembangan teknologi.
“Pesan ini menegaskan pentingnya kemandirian sebagai bangsa yang berdaulat. Kemajuan negara tidak ditentukan oleh ketergantungan kepada pihak lain, tetapi oleh kemampuan masyarakat untuk bersatu dan bergerak dalam satu visi besar,” ujar Pilar.
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini terus mendorong berbagai program strategis nasional yang berorientasi pada pembangunan kualitas manusia, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga percepatan transformasi digital yang inklusif.
Selain itu, Pilar juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak dan generasi muda di ruang digital yang saat ini berkembang sangat cepat.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus diiringi dengan penguatan tata kelola dan perlindungan agar ruang digital tetap menjadi sarana yang sehat, aman, dan produktif bagi tumbuh kembang anak.
Salah satu langkah yang menjadi perhatian pemerintah, lanjutnya, yakni penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak yang bertujuan memperkuat perlindungan anak dalam penggunaan platform digital.
“Kita ingin generasi muda tumbuh menjadi generasi yang cakap digital, tetapi tetap memiliki karakter, etika, dan kemampuan sosial yang kuat,” katanya.
Pilar menilai tantangan era digital saat ini bukan hanya soal akses teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memilah informasi, membangun budaya literasi, serta menjaga kualitas interaksi sosial.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, hingga pemerintah untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
“Mari jadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta memastikan setiap langkah pembangunan benar-benar berorientasi pada kemajuan bersama,” tuturnya.
Melalui peringatan Harkitnas 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap semangat kebangkitan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang adaptif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(ded/joe)













