Sekda Tangerang Minta Anggaran 2027 Tepat Sasaran

Sekda Tangerang Minta Anggaran 2027 Tepat Sasaran

KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman meminta seluruh perangkat daerah memastikan program dan kegiatan yang diusulkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027 sesuai dengan prioritas pembangunan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Herman saat membuka Verifikasi RKA Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang untuk Tahun Anggaran 2027 di The Cendana Ballroom, Howard Johnson Cikokol, Tangerang, Kamis (20/8/2026).

Herman mengatakan verifikasi RKA diperlukan untuk memastikan kebijakan pembangunan yang telah disepakati dapat diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan yang tepat.

“KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 telah disepakati bersama DPRD pada 14 Agustus 2026. Selanjutnya, kita melakukan penyusunan Raperda APBD, dengan RKA sebagai salah satu dasarnya. Verifikasi ini penting untuk memastikan arah pembangunan dapat diterjemahkan ke dalam program yang tepat dan berdampak,” ujar Herman.

Ia meminta setiap perangkat daerah memastikan program yang disusun memiliki keterkaitan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), indikator keberhasilan yang jelas, serta tidak tumpang tindih dengan program lainnya.

Menurut Herman, penggunaan anggaran tidak cukup hanya diukur dari tingkat serapan. Setiap belanja harus menghasilkan kinerja yang dapat diukur dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Setiap rupiah yang kita alokasikan harus jelas tujuannya, terukur hasilnya, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan hanya mengejar serapan anggaran, tetapi pastikan setiap belanja menghasilkan kinerja,” katanya.

Herman juga meminta perangkat daerah menerapkan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyusunan RKA.

Anggaran, kata dia, perlu diarahkan pada sejumlah sektor prioritas, antara lain pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, penguatan ekonomi lokal, dan digitalisasi pelayanan publik.

“Anggaran yang kita kelola adalah amanah masyarakat. Karena itu, harus direncanakan dan digunakan secara cermat, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia berharap proses verifikasi menghasilkan RKA 2027 yang realistis, terukur, dan berorientasi pada hasil.

“Keberhasilan pembangunan bukan diukur dari seberapa besar anggaran yang kita belanjakan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang kita hadirkan dari setiap rupiah yang kita kelola,” kata Herman.(man/joe)

Pos terkait