KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Wali Kota Tangerang Sachrudin mengajak mahasiswa baru Universitas Raharja berani menghadapi tantangan dan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan peluang.
Pesan itu disampaikan Sachrudin saat memberikan pembekalan kepada ratusan mahasiswa baru dalam Program Orientasi Studi Pengenalan Kampus (PROSPEK) 2026 di Kampus Universitas Raharja, Kota Tangerang, Kamis (10/9/2026).
Sachrudin mengatakan, perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut generasi muda untuk terus belajar dan beradaptasi.
“Jangan pernah takut menghadapi kesulitan atau tantangan. Di balik setiap tantangan, selalu ada peluang untuk membuktikan kualitas diri,” ujar Sachrudin.
Menurut dia, tantangan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, membangun karakter, dan mengembangkan potensi.
“Jadikan setiap tantangan sebagai pemicu semangat. Jangan takut menghadapi perubahan, tetapi jadikan perubahan sebagai peluang untuk tumbuh, berkarya, dan meraih masa depan yang membanggakan,” katanya.
Sachrudin juga mendorong mahasiswa tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik. Kreativitas, pengalaman organisasi, jejaring, dan kemampuan memanfaatkan teknologi dinilai penting untuk menghadapi dunia kerja.
Ia berharap mahasiswa Universitas Raharja tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menciptakan gagasan dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Universitas Raharja memiliki kekuatan di bidang teknologi dan informasi. Kami berharap adik-adik mahasiswa baru ini kelak menjadi inovator muda yang mampu melahirkan ide dan solusi kreatif, termasuk untuk mendukung kemajuan Kota Tangerang,” ujarnya.
Sachrudin mengatakan Pemerintah Kota Tangerang terbuka terhadap kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mengembangkan inovasi dan gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga meminta mahasiswa menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh, aktif membangun pengalaman dan jejaring, serta menjaga nama baik almamater.
“Jangan hanya menjadi generasi yang mampu mengikuti perubahan. Jadilah generasi yang berani menciptakan perubahan. Masa depan tidak cukup ditunggu, tetapi harus dipersiapkan, diperjuangkan, dan diisi dengan karya nyata,” kata Sachrudin.(ADV)
