KOTA TANGERANG (Vivabanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sepakat mengembangkan Tangerang Government University (Gorvu), platform pembelajaran digital aparatur sipil negara (ASN) milik Pemkot Tangerang, menjadi model pengembangan PANRB Corporate University (PANRB Corpu).
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Sekretaris Kementerian PANRB Reni Suzana di Ruang Wali Kota, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/10/2026). PANRB Corpu direncanakan diluncurkan pada November 2026.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sistem pembelajaran terintegrasi untuk meningkatkan kompetensi ASN, sekaligus menjadi sarana berbagi praktik baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Ketertarikan Kementerian PANRB terhadap Gorvu bermula pada Desember 2025. Saat itu, Pemkot Tangerang diundang untuk berbagi pengalaman pengembangan Gorvu dalam forum diskusi pembangunan corporate university di lingkungan Kementerian PANRB, bersama perwakilan corporate university Kementerian Keuangan.
Pembahasan berlanjut melalui forum diskusi potensi kerja sama pengembangan sistem pembelajaran terintegrasi pada Februari 2026 dan penjajakan kerja sama melalui surat pada 19 April 2026. Pada Juli 2026, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang turut memberikan penguatan kapasitas kepada Tim Implementasi PANRB Corpu. Naskah nota kesepakatan kemudian difinalisasi pada 8 September 2026.
Gorvu diresmikan pada 21 Desember 2023 oleh Menteri PANRB saat itu, Abdullah Azwar Anas. Platform tersebut dikembangkan secara mandiri oleh Diskominfo bersama BKPSDM Kota Tangerang tanpa menggunakan vendor.
Gorvu mencatatkan sejumlah capaian dalam pengembangan kompetensi ASN. Platform ini meraih LAN Award kategori Corpu Berdampak. Dalam Survei Maturitas Corpu ASN yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada 2026, Gorvu memperoleh skor 3.950 dari 4.000 atau 98,75 persen dan berada pada level Advanced. Skor tersebut meningkat dari 3.575 pada 2025.

Hingga 26 Oktober 2026, Gorvu telah menyelenggarakan 503 kursus, terdiri atas 242 kegiatan pengembangan terprogram, 114 pengembangan mandiri, 111 kegiatan berbagi pengetahuan, 31 webinar, dan lima massive open online courses (MOOC).
Platform ini memiliki 21.195 peserta terdaftar dan telah menerbitkan 162.996 sertifikat.
Jumlah keikutsertaan dalam kegiatan pembelajaran juga meningkat. Pada 2023, jumlahnya tercatat 3.981 keikutsertaan, kemudian naik menjadi 48.422 pada 2024 dan 74.950 pada 2025. Hingga Oktober 2026, jumlah keikutsertaan mencapai 90.692. Dengan demikian, total keikutsertaan pembelajaran sejak 2023 hingga Oktober 2026 mencapai 218.045.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, Pemkot Tangerang menyerahkan kode sumber awal Gorvu untuk dikembangkan menjadi PANRB Corpu dengan tetap memperhatikan pelindungan data pribadi ASN dan hak cipta.
“Yang kami bagikan bukan sekadar aplikasi, melainkan pengalaman membangun budaya belajar ASN,” ujar Sachrudin.
Ia berharap PANRB Corpu dapat diluncurkan sesuai rencana pada November 2026 dan menjadi rujukan bagi instansi pemerintah lain yang ingin mengembangkan sistem pembelajaran serupa.
Sachrudin juga menyatakan Pemkot Tangerang terbuka untuk bekerja sama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah lain dalam pengembangan kompetensi ASN.
Menurut dia, kerja sama tersebut diharapkan berlangsung dua arah. Pengembangan yang dilakukan Kementerian PANRB, termasuk peluang integrasi dengan sistem nasional seperti Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan Gorvu.
Sebagai tindak lanjut nota kesepakatan, Tim Implementasi PANRB Corpu dijadwalkan melakukan studi replikasi di Diskominfo dan BKPSDM Kota Tangerang pada 28–29 Oktober 2026.
“Semoga kerja sama ini membawa manfaat bagi pengembangan kompetensi ASN di Kementerian PANRB, di Kota Tangerang, dan di seluruh Indonesia,” kata Sachrudin.(ADV)













