Trisonjaya Sah Jadi Rektor Pertama Universitas Yatsi Madani


Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/vivabant/public_html/wp-content/themes/bloggingpro/template-parts/content-single.php on line 81

VIVABANTEN.COM, (KOTA TANGERANG) – Ketua Yayasan Afiyat DR. H. Achmad Sofyan Sadeli melantik Trisonjaya sebagai Rektor Universitas Yatsi Mandiri (UYM) periode 2022-2026 di lantai 4 Ballroom, Kampus UYM Jl. Aria Santika Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (29/06/2022).

Ketua Yayasan Afiyat, DR. H. Achmad Sofyan Sadeli mengatakan, dirinya merasa bersyukur karena kampus yang dibangunnya kini sudah mengantongi izin dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan berganti nama menjadi Universitas Yatsi Madani (UYM).

Bacaan Lainnya

“Pelantikan rektor ini merupakan periode yang pertama semenjak yayasan Afiyat berdiri dan menjadi Universitas Yatsi Madani (UYM),” ujar Achmad kepada wartawan disela pelantikan.

Achmad menjelaskan, awalnya dirinya bersama almarhum Ali Taher dan Ibu Ida serta Pak Asep, sangat kesulitan untuk mengurus izin yayasan pendidikan tersebut, namun kini Kemendikbud bisa mengabulkan pengajuan izin kampus UYM.

“Alhamdulillah kita sudah dapat SK dari Kemendikbud, saya sangat berterimakasih kepada semua yang sudah mendukung dan mendoakan, sehingga tercapai lah cita-cita kita sekarang menjadi Universitas Yatsi Mandiri (UYM). Saya juga ucapkan selamat kepada rektor yang baru, saya titipkan untuk meningkatkan kualitas yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Ketua STIKes Yatsi, Dr. Ida Farida mengungkapkan, dirinya mengucapkan selamat atas dilantiknya rektor Universitas Yatsi Madani (UYM) yang baru dan pertama. Semoga STIKes Yatsi bisa maju dan berkembang sehingga menjadi Universitas Yatsi Madani saat ini,” ujar Ida Farida.

“Kami ucapkan selamat kepada Rektor Universitas Yatsi Madani dan terimakasih kepada Ketua Yayasan Afiyat yang telah memberikan dukungan support, fasilitas, arahan kepada STIKes Yatsi, sehingga bisa maju seperti ini, serta pembina Yayasan Afiyat,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Yatsi Madani, Trisonjaya mengatakan, dirinya minta kepada para mahasiswa UYM harus bisa dan mampu bersaing serta berkolaborasi diberbagai bidang.

“Universitas Yatsi Madani adalah Perguruan Tinggi baru yang merupakan perubahan bentuk dari STIKes Yatsi menjadi Universitas Yatsi Madani (UYM). Kita harus membekali diri terutama kompetensi abad 21 yang biasa kita sebut dengan 4C, yakni berpikir kreatif, kritis, mahasiswa mempu berkomunikasi dan berkolaborasi,” tukasnya.

Kompetensi 4C tersebut sambung Trisonjaya, diterapkan oleh dosen dalam proses belajar mengajar di dalam kelas, kompetensi di abad 21 ini harus bisa menguasai bahasa asing dan mampu bekerja sama dengan jejaringan yang kuat.

“Semoga UYM kedepannya dapat bersaing dengan universitas-universitas lain yang ada di Provinsi Banten. Saya ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Ketua Yayasan Afiyat beserta pengurusnya, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi Rektor yang pertama periode 2022-2026,” ujarnya.

Dr. Samsuri selaku Ketua LLDIKTI IV Wilayah Jawa Barat-Banten mengapresasi dan mengucapkan selamat atas dilantiknya rektor UYM dan berpesan untuk menciptakan lulusan yang berkualitas, terbaik dan menjadi barometer.

“Saya mengucapkan selamat kepada rektor yang baru UYM, ini menjadi sejarah karena ini merupakan rektor pertama. Saya pesan, cetak lulusan UYM terbaik, bersama yayasan terus untuk melakukan investasi SDM dalam kontek kuantitas dan aspek kualitas, kualifikasi, karir dosen terus didukung dan juga memadai sebagai universitas baru,” tandasnya.(irn/joe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *