KOTA TANGSEL (VivaBanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) terus meningkatkan kualitas layanan air bersih dengan menghadirkan inovasi digital berbasis aplikasi. Aplikasi bernama “PARIS” (Pelayanan Air Bersih Melalui Smartphone) ini menjadi solusi modern yang mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan air bersih secara cepat dan transparan.
Kepala UPTD Pengolahan Air Bersih DCKTR Kota Tangsel, M. Hafiz, menyatakan bahwa aplikasi ini dikembangkan untuk mengatasi berbagai kendala pada sistem manual sebelumnya, yang dinilai kurang responsif. Dengan sistem berbasis QR Code, masyarakat kini dapat mengakses informasi layanan, melakukan pendaftaran, hingga mengajukan pengaduan secara real-time, tanpa harus datang langsung ke kantor layanan.
“Cukup dengan memindai QR Code, masyarakat bisa langsung mengakses layanan yang dibutuhkan dengan lebih cepat dan praktis,” ujar Hafiz, Selasa (18/3/2025).
Hafiz mengungkapkan bahwa penerapan sistem ini telah mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat. Berdasarkan evaluasi terbaru, tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi “PARIS” mencapai 90%, meningkat drastis dibandingkan sistem pelayanan sebelumnya.
“Lebih dari separuh pengaduan yang dulu membutuhkan waktu lama, kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam. Ini membuktikan bahwa digitalisasi layanan benar-benar memberikan dampak positif,” jelasnya.
Tak hanya mempermudah masyarakat, Hafiz juga menekankan bahwa aplikasi “PARIS” membawa manfaat besar dalam meningkatkan efisiensi internal di UPTD. Sistem administrasi menjadi lebih sederhana, pengelolaan data lebih terorganisir, dan transparansi pelayanan meningkat secara signifikan.
Sebagai bagian dari upaya mendukung Transformasi Digital Pelayanan Publik, DCKTR Kota Tangsel juga telah melakukan sosialisasi masif mengenai aplikasi ini. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial, pemasangan stiker QR Code di lokasi strategis, hingga papan informasi yang tersebar di berbagai titik layanan masyarakat.
Meski demikian, Hafiz mengakui bahwa masih ada tantangan dalam penerapan aplikasi ini, terutama terkait literasi teknologi di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengembangkan fitur tambahan serta mengintegrasikan aplikasi “PARIS” dengan platform Smart City guna meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan bagi seluruh warga.
“Kami percaya, ‘PARIS’ bukan sekadar solusi teknis, tetapi juga langkah strategis dalam menciptakan standar baru pelayanan air bersih yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” imbuh Hafiz.
Dengan inovasi ini, Tangerang Selatan semakin membuktikan diri sebagai kota yang siap bersaing di era digital. Pemkot melalui DCKTR berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, modern, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)